Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menanggapi ihwal bantuan sosial atau bansos yang turut disinggung dalam debat calon presiden pada Minggu (4/2/2024).
Kaesang menegaskan pandangannya yang merasa bansos memang harus tepat sasaran sekaligus harus tepat waktu.
Baca Juga:
Fahri Hamzah Soroti Ramai Gerakan Petisi Kampus: Pelaku Utamanya Di 03
Arie Kriting Jadi Saksi Komika Abdur Tolak Jadi Buzzer, Lebih Pilih Dukung Anies Sesuai Hati Nurani
Ia memahami maksud capres tertentu yang menyinggung soal permasalahan bansos saat ini.
Tetapi menurutnya, ada permasalahan terkait bansos yang jauh lebih bermasalah, yakni berkaitan dengan kasus korupsi bansos saat pandemi Covid-19.
"Mungkin saat ini dipermasalahkan. Tapi menurut saya jauh lebih bermasalah jika bansos itu saat covid dikorupsi," kata Kaesang di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024).
Baca Juga: Anies: Bansos Diberikan untuk Kepentingan Rakyat, Bukan Pemberinya
Sebelumnya, calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan menyinggung soal bansos dalam pemaparan visi dan misinya di debat capres pamungkas, 4 Februari 2024 yang berlangsung di JCC Senayan, Jakarta.
Dalam debat yang mengangkat topik kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi, Anies sedikit menyinggung soal bansos.
Menurutnya program bansos harus jelas untuk menjangkau keluarga yang membutuhkan di Indonesia bukan karena kepentingan. Pemaparan Anies bermula dengan memberikan misi memberikan pertolongan cepat dibidang kesehatan.
"Satu kita akan memastikan hidup sehat dan bila sakit ada pertolongan cepat dengan biaya terjangkau. Bila membutuhkan diberikan Bansos sesuai kebutuhannya Bansos plus bukan memberikan Bansos untuk kepentingan yang memberi tapi untuk kepentingan yang diberi," ujar Anies Baswedan dalam pemaparan visi dan misinya di debat capres terakhir yang ditayangkan langsung di stasiun TV dan kanal Youtube KPU.
Diduga pernyataan Anies Baswedan tersebut dihubungkan dengan masalah bansos yang kembali digulirkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berupa bantuan langsung tunai (BLT) menjelang Pilpres 2024. Bansos tersebut mengeluarkan anggaran yang cukup besar.
Sebelumnya, Jokowi sudah memberi bansos sejak awal 2024 dominan di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Muncul spekulasi, langkah itu dilakukan untuk mendongkrak elektabilitas Prabowo-Gibran dan menjatuhkan Ganjar-Mahfud di kandang banteng.
Berita Terkait
-
Sebut Anies-Ganjar Terlalu Nyambung, Arie Kriting: Pak Prabowo, Makan Mulu yang Disodorin
-
Arie Kriting Sentil Prabowo soal Kebudayaan: Bapak Satu Itu Mau Intervensi
-
Tolak Tanya Jawab dengan Wartawan Usai Debat, Prabowo: Saya Kira Cukup, Semua Cukup Jelas
-
Kaesang Puji Penampilan Prabowo di Debat Kelima Pilpres 2024: Jadi Debat Terbaiknya
-
Anies: Bansos Diberikan untuk Kepentingan Rakyat, Bukan Pemberinya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024