Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkapkan bahwa peluang terjadinya Pemilihan Presiden (Pilpres) satu putaran semakin terbuka.
Hal tersebut dibuktikan melalui survei yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu yang menembus 53 persen dukungan untuk pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres dan cawapres) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Dilihat secara tren, satu putaran semakin terbuka lebar. Di survei awal Januari 2024, elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 46,6 persen. Survei Akhir Januari 2024 terjadi kenaikan menjadi 50,7 persen. Saat ini di awal Februari elektabilitas Prabowo-Gibran terus naik menjadi 53,5 persen," demikian keterangan resmi dari LSI Denny JA, Jumat (9/2/2024).
Hal tersebut terlihat dengan melihat tren yang terjadi dalam satu bulan belakangan, yakni terjadinya peningkatan hingga 6,9 persen.
"Dalam satu bulan (Januari ke Februari 2024) terjadi kenaikan 6,9 persen untuk Prabowo-Gibran. Dalam satu minggu (akhir Januari ke awal Februari 2024) terjadi kenaikan 2,8 persen. Jika tren ini bisa terus di pertahankan maka satu putaran kian terbuka lebar," katanya.
Meski begitu LSI Denny JA mengungkapkan ada tiga hal yang bisa membatalkan Pilpres berlangsung satu Putaran.
Golput, Soft Supporter dan Blunder
"Golput tidak proporsional di pemilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, beralihnya pemilih soft supporter, dan blunder fatal yang dilakukan di sisa waktu."
Lebih lanjut, LSI Denny JA menyebut karena masih ada pemilih yang belum menentukan pilihan, pemilih yang belum militan dan margin of error karena sampel. LSI Denny JA membuat prediksi dalam bentuk interval, yakni:
Baca Juga: Elektabilitas Prabowo-Gibran Raup 50,9 Persen, AMIN dan Ganjar-Mahfud Tergerus
- Prabowo-Gibran: 47,9 persen - 58,3 persen,
- Anies- Muhaimin: 18,9 persen - 26,5 persen.
- Ganjar- Mahfud: 16,8 persen-24,0 persen
"Dengan prediksi interval itu, 30 persen kemungkinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menang tapi ada putaran kedua. Dan 70 persen kemungkinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menang satu putaran saja."
Sebagai gambaran, LSI Denny JA melakukan survei tatap muka atau face-to-face interview dengan menggunakan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia. Sedangkan, margin of error survei mencapai 2,9 persen. Survei dilakukan pada tanggal 26 Januari – 6 Februari 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024