Suara.com - Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengamini pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berpeluang koalisi dengan paslon nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, jika terjadi dua putaran Pilpres 2024.
Hal itu disampaikan Surya Paloh usai menghadiri kampanye akbar Anies-Muhaimin di Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (10/2/2024). Paloh menyatakan hal tersebut dengan percaya diri.
"Saya pikir itu amat sangat, harusnya demikian. Dan itu bisa juga disadari oleh semua pihak. Karena begitu besar permasalahan yang kita hadapi untuk bisa menjalankan roda adminstrasi pemerintahan yang membutuhkn stabilitas nasional tetap terjaga," ujar Paloh.
Dia menyebut, dirinya memiliki kesamaan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang mengusung Ganjar-Mahfud.
"Saya pikir semangatnya sama, harapannya sama. Pada diri Mbak Mega dan saya, pasti lah mempunyai suatu semangat keutuhanan bangsa. Ini harus mampu bisa kita pertahankan," katanya.
Dia lantas menyebut, peluangnya duduk bersama Megawati seperti Pemilu 2014 dan 2019 untuk mendukung capres-cawapres yang sama, kemungkinan bisa terjadi.
"Oh, mungkin," ucap Paloh.
Sebelumnya, capres nomor urut 1, Anies telah merespons terkait peluang berkoalisi dengan kubu Ganjar-Mahfud. Menurutnya, peluang berkoalisi itu selalu terbuka.
"Ya pokoknya semua peluang selalu ada. Tapi kami sekarang konsentrasinya bukan di situ," kata Anies kepada wartawan di Gorontalo, Senin (8/1/2024).
Baca Juga: Nyanyi Lagu 'Cinta Hampa', Megawati Wanti-wanti Soal Pilih Pemimpin: Jangan Mau Dibohongi!
Senada dengan Anies, capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengaku pihaknya terbuka untuk berkolaborasi dengan kubu AMIN jika Pilpres 2024 harus berjalan dua putaran.
Hal tersebut disampaikan Ganjar di Hetero Space Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (9/1/2024).
"Ya semua kemungkinan dapat terjadi," kata Ganjar.
Berita Terkait
-
Nyanyi Lagu 'Cinta Hampa', Megawati Wanti-wanti Soal Pilih Pemimpin: Jangan Mau Dibohongi!
-
Beda Sirekap vs Situng, Sistem Penghitungan Suara Pemilu 2024 Alami Kemunduran?
-
Massa Kampanye Akbar Anies-Muhaimin di JIS Membeludak, Seruan Perubahan Menggema
-
Orasi Narji dan Ramzi di Kampanye Akbar AMIN Jadi Sorotan, Sindir Artis yang Tak Mau Gabung: Kami Sedang Berjuang!
-
Kocak! Prabowo Tanya Ke Pendukung Di GBK: Mau Dengar Pidato Atau Joget?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024