Suara.com - Calon presiden nomor urut 01 Anies Baswedan menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang memilih hadir di acara Kumpul Akbar Ber1 Berani Berubah di Jakarta International Stadion (JIS) hari ini, Sabtu, (10/2).
"Secara khusus terima kasih kepada semua yang memilih hadir di Rapat Akbar 10 Februari," katanya dalam konferensi Pers.
Ia mengatakan tingginya antusiasme masyarakat karena pergerakan luar biasa di JIS.
"Teman-teman menjadi saksi, betapa banyaknya teman-teman yang datang dan betapa bersemangat," katanya.
Anies mengatakan jika datang itu hal yang mudah, karena bisa diorganisir. Berbeda dengan datang dengan bersemangat, pasalnya untuk bersemangat dibutuhkan keyakinan.
"Tapi kalau datang dengan semangat, datang dengan stamina berjuang seperti yang kita lihat, itu membutuhkan semua keyakinan bahwa ini adalah perjuangan perubahan," ujarnya.
Anies menyinggung banyak sumbangsih yang dilakukan oendukungnya mulai dari rela menyewa transportasi walaupun jalannya tak mudah.
"Kisahnya banyak sekali yang iuran untuk menyewa mobil, iuran menyewa bis, dan ada yang membatal itu berkali-kali. Menurut kami sebuah fenomen yang luar biasa. Ini bukan tentang Anies, bukan tentang Muhaimin ini tentang keinginan rakyat banyak, untuk kehidupan lebih baik," kata dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, masyarakat ingin menggunakan kesempatan hak konstitusionalnya.
Baca Juga: Di Kampanye Akbar AMIN, Elite PKS Kritik 10 Tahun Ekonomi Sulit: Butuh Perubahan!
"Ini menggambarkan matang pemaham demokrasi Rakyat, bukan menggunkan jalur non konstisional, bukan menggunakan jalur tersembunyi, tapi terbuka yang memang disiapkan oleh konstitusi," kata Anies.
Berita Terkait
-
Ikut Kegiatan Kampanye Nonstop, Anies Apresiasi Media dan Wartawan
-
Savage, Balasan Fedi Nuril ke Kader PSI yang Membela Prabowo: Dapat Salam dari Bohong Award
-
Ikut Kampanye Akbar Prabowo-Gibran, Benda yang Ada di Kepala Desta Curi Perhatian
-
Momen Anies Baswedan dan Cak Imin Pelukan Bikin Merinding: Kita Butuh Perubahan
-
Ingat! Ini Tiga Janji Ganjar-Mahfud Di Hari Terakhir Kampanye
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah
-
5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional
-
KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan
-
Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak
-
Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla