Suara.com - Meski sejumlah lembaga survei sudah mengeluarkan hasil quick count terkait pemilihan legislatif untuk caleg DPR, Barisan Relawan Jokowi Presiden atau Bara JP yakin Partai Solidaritas Indonesia atau PSI akan lolos parliamentary threshold.
Keyakian tersebut disampaikan Ketua Umum Bara JP Utje Gustaf Patty. Ia mengemukakan bahwa quick count hanya gambaran sementara.
"Kami yakin PSI lolos (ke DPR). Hitung cepat masih punya margin of error 2-3 persen dan hasil hitung suara KPU belum selesai," katanya, Jumat (16/2/2024).
Ia mengemukakan, pihaknya bersama beberapa organ relawan Jokowi lainnya tetap akan menunggu hasil hitung suara yang dilakukan KPU RI.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa Pemilu 2024 berjalan dengan baik dan lancar, sehingga semua proses yang telah dan sedang berjalan harus tetap dihormati.
"Secara keseluruhan, Pemilu 2024 berlangsung jurdil dan bermartabat," ujarnya.
Sebagai gambaran, hasil quick count Lembaga Indikator Politik menempatkan PSI hanya memeroleh 2,87 persen. Sedangkan Poltracking menempatkan PSI 2,79 persen.
Kemudian Litbang Kompas menempatkan PSI hanya meraih 2,81 persen suara. Bahkan, LSI Denny JA dalam hasil quick count-nya memaparkan bahwa PSI hanya mendapat 1,89 persen.
Sementara itu berdasarkan real count yang dilakukan KPU hingga jam 21.03 WIB, PSI baru mendapat 1.17.809 suara atau 2,61 persen dari 373.529 TPS. Jumlah TPS tersebut baru 45,37 persen dari total 823.236 TPS yang tersebar di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Sekjen PSI Raja Juli Dipanggil Jokowi ke Istana, Kaesang Iri Nggak Diajak: Jahat Loh
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024