Suara.com - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik, mengungkapkan pemungutan suara susulan (PSS) di 92 tempat pemungutan suara (TPS) Kabupaten Paniai, Papua Tengah, telah dilakanakan dan berlangsung lancar.
Idham mengatakan PSS di Paniai berlangsung pada 26 Februari lalu dan saat ini sedang dalam proses rekapitulasi di tingkat kecamatan oleh panitia pemilihan kecamatan (PPK).
"Alhamdulillah prosesnya berjalan lancar dan saat ini sedang dilakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan,” kata Idham di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2024).
Lebih lanjut, Idham mengatakan proses PSS berjalan kondusif dan tidak terjadi masalah meski sebelumnya pemungutan suara di Paniai sempat ditunda karena faktor keamanan.
Pada kesempatan yang sama, Idham juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang telah melaksanakan PSS.
"Penyelenggaraan pemungutan suara susulan di Kabupaten Paniai berjalan aman lancar kondusif, tidak ada masalah,” ujar Idam.
“Dan kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan KPPS di 92 TPS PSSS di Kabupaten Paniai,” lanjut dia.
Sekadar informasi, selain faktor keamanan, alasan lain pemungutan suara di Paniai mesti ditunda ialah karena faktor alam yang memengaruhi distribusi logistik.
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI juga mengatakan permasalahan keamanan sempat menjadi kendala bagi Bawaslu dalam melakukan pengawasan di beberapa wilayah di Papua seperti Paniai dan Puncak Jaya.
Baca Juga: Tepis Isu Hasil Pemilu Sudah Diatur, KPU Bilang Begini
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, mengatakan kawasan Paniai dan Puncak Jaya merupakan daerah rawan. Sebab, berdasarkan informasi yang ia terima saat itu bahkan terjadi kontak senjata di kawasan Paniai.
Berita Terkait
-
MK Putuskan Ambang Batas Parlemen 4 Persen Harus Diubah, Cak Imin: Memang Harus Begitu
-
Salat Jumat Bersama Para Pengunjuk Rasa Sebelum Demo Tolak Pemilu Curang di Gedung DPR
-
Sambil Pantau Jumlah Suara Pemilu 2024, Anies Pilih Senang-senang Dulu Bareng Anak Kecil
-
Tepis Isu Hasil Pemilu Sudah Diatur, KPU Bilang Begini
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024