Suara.com - Masyarakat Jawa Barat tentu sudah tak asing lagi dengan nama Ridwan Kamil (Kang Emil) dan Dedi Mulyadi.
Kedua politisi tersebut telah memimpin masyarakat di Jawa Barat, yakni Kang Emil dengan jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat dan Dedi Mulyadi sebagai Bupati Purwakarta.
Namun, sosok dai terkenal yakni Gus Miftah berceletuk bahwa Dedi Mulyadi yang sesungguhnya layak duduk di kursi Kang Emil.
Gus Miftah menilai Dedi Mulyadi cocok menggantikan posisi Kang Emil sebagai Gubernur Jawa Barat.
"Saya bersama peraih suara terbanyak se-Indonesia, menurut saya (Dedi Mulyadi) kandidat terkuat Gubernur Jawa Barat," bunyi pernyataan Gus Miftah pada Minggu (3/3/2024).
Lantas, seperti apa rekam jejak dan kehebatan kedua tokoh ternama asal Jawa Barat tersebut?
Rekam jejak Ridwan Kamil: Pakai skill sebagai arsitek saat menjabat
Ridwan Kamil memiliki rekam jejak yang mentereng baik sebagai seorang politisi sekaligus seorang arsitek.
Sebab, pria yang akrab disapa dengan Kang Emil tersebut banyak menyumbangkan ilmunya sebagai seorang arsitek kala menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.
Namun sebelum menjadi pria nomor satu di Jawa Barat, ia terlebih dahulu berkarier sebagai Wali Kota Bandung dengan masa jabatan 16 September 2013 – 4 September 2018.
Baca Juga: Ada Ridwan Kamil, Atalia Praratya Geser Petahana dan Artis: Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar I
Jauh sebelumnya, Kang Emil menekuni profesinya sebagai arsitek melalui perusahaan Urbane yang ia dirikan.
Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2018 akhirnya tiba dan Kang Emil memutuskan untuk menguji keberuntungannya. Ia maju bersama Uu Ruzhanul Ulum dan berhasil memperoleh suara terbanyak.
Bahkan, Kang Emil berhasil unggul dari sosok selebriti Deddy Mizwar yang kala itu juga mencalonkan diri bersama Dedi Mulyadi.
Kang Emil banyak menelurkan kebijakan berbasis infrastruktur di kala menjabat. Ia merupakan sosok yang mendesain Masjid Al-Jabbar dan Masjid "Jami" Depok.
Selain itu, Kang Emil juga memberlakukan pembenahan transportasi publik di ibu kota Jawa Barat yakni Bandung.
Rekam jejak Dedi Mulyadi: Dahulu hidup susah kini jadi pejabat
Kisah hidup Dedi Mulyadi penuh dengan perjuangan. Ia kerap bercerita bahwa dahulunya ia hidup susah. Namun, ia kini bisa berkarier sebagai pejabat dengan posisi bergengsi di pemerintahan.
Berita Terkait
-
4 Kali Ditolak Jokowi, Prabowo Utus Sosok Penting Ini untuk Lobi Gibran Jadi Cawapres
-
Simulasi Makan Siang Gratis, Dedi Mulyadi Sebut Jadi Berwarna Saat Uangnya Diserahkan ke Ibunya
-
Makan Pakai Tangan dengan Pejabat, Etika Gus Miftah Dikomentari Psikolog: Tidak Sopan
-
Ada Ridwan Kamil, Atalia Praratya Geser Petahana dan Artis: Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar I
-
Didukung Nyalon Gubernur Jabar, Pendidikan Dedi Mulyadi Kalah Mentereng dari Ridwan Kamil
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024