Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menegaskan posisi Demokrat yang kini ada di dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.
Posisi Demokrat bulat berada di barisan pemerintah setelah partai ini bergabung ke kabinet lewat pelantikan AHY sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada 21 Februari 2024.
Baca Juga:
Padahal Dapat Info dari 10 Bulan Lalu, Mengapa Sugeng IPW Baru Laporkan Ganjar ke KPK?
Tom Lembong: Saya Tetap Yakin Pemenang Sesungguhnya Pemilu Ialah Perubahan
Diungkap Mahfud MD, Begini Respon Ganjar Usai Dilaporkan ke KPK
Adapun terkait posisi Demokrat berada di bersama pemerintah itu ditekankan AHY dalam sambutannya di acara silaturahmi bersama pengurus DPP Partai Demokrat.
"Ini lah yang dari awal kita perjuangkan betul bapak, ibu? Kita memperjuangkan untuk bisa berperan di pemerintahan," kata AHY di kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2024).
"Jadi secara de jure dan de facto hari ini Demokrat sejak tanggal 21 Februari berada di pemerintahan kabinet Indonesia Maju," ujar AHY.
Baca Juga: Jawab Kabar Jokowi Masuk Golkar, Bamsoet Bilang Begini
Cerita Masuk Kabinet
Dalam kesempatan yang sama, AHY turut menceritakan detik-detik dirinya dilantik menjadi Menteri ATR/BPN oleh Presiden Jokowi kepada para pengurus dan kader Partai Demokrat.
AHY bercerita pengangkatannya sebagai menteri diawali melalui telepon dari Mensesneg Pratikno, Senin (19/2). Di mana Pratikno menyampaikan agar AHY pada Selasa (20/2) pagi dapat menemui Jokowi di Istana Merdeka.
Melalui pertemuan dengan Jokowi, tidak disangka AHY ternyata diminta menjadi menteri untuk kemudian dilantik keesokan harinya.
"Sesuatu yang mengejutkan pastinya," kata AHY.
AHY berpandangan hal tersebut mengejutkan bagi para kader lantaran pelantikan tersebut terjadi di tengah penghitungan suara pasca Pilpres dan Pileg.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Dikabarkan Masuk Golkar, Ini Kata Bamsoet
-
AHY Gelar Temu Kangen Pengurus dan Kader di DPP Partai Demokrat
-
Elly Rachmat Yasin Gagal Ngantor di Senayan, Trah Yasin di Bogor 'Rontok'?
-
Ridwan Hisjam Sebut Jika Jokowi Ternyata Telah Gabung Golkar Sejak 2015
-
Detik-detik Diajak Jokowi Gabung Kabinet, AHY Curhat di DPP Demokrat: Sesuatu yang Mengejutkan!
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mahfud MD Klarifikasi Video Viral 'Reformasi Jilid 2' di Agustus Ini, Ini Fakta di Baliknya
-
BPS Ungkap Biang Kerok RI Deflasi Juli 2026
-
Berlatar London Abad ke-19, Film ke-46 Doraemon Tayang Musim Semi 2027
-
Siapkah Indonesia Terapkan E-Voting di Pemilu 2029? Ini Syarat Mutlak dari Komisi II DPR RI
-
Sayembara Tangkap Begal Disorot, Kini Dedi Mulyadi Ajak Warga Buru Penjual Tramadol
-
Ekspor Komoditas Mengandung Logam Tanah Jarang Diizinkan Kembali, Aturan Masih Disusun
-
Komisi II: Relaksasi Belanja Pegawai Lebih 30 Persen Masih Diperbolehkan
-
Daya Beli Masyarakat Rontok, RI Alami Deflasi 0,14 Persen
-
Ibu Hamil Tewas Dibom Israel di Gaza, Nyawa Satu Keluarganya Juga Melayang
-
Polda Metro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat PM Thailand Melintas, Ini Daftar Jalannya