Suara.com - Co Captain Timnas Pemenangan AMIN, Anies Baswedan dan Muhaimin Tom Lembong mengungkapkan kenyakinanya jika pemenang Pemilihan Umum (Pemiu) 2024 ialah barisan perubahan.
Hal ini disampaikan Tom saat menjadi bintang tamu di podcast YouTube Merdeka.com. Ditelisik Selasa (6/3/2024), Tom mengungkapkan masih menyakini mayoritas pemilih bukan di garis barisan keberlanjutan melainkan perubahan.
Tom pun mengungkapkan jika pihak AMIN masih menunggu data-data yang lebih nyata dari lapangan. Dari analisis yang dilakukan efek bantuan sosial atau bansos dan intimidasi aparat sangat besar.
Baca Juga:
Sosok Rosano Barack Mertua Syahrini: Pengusaha Tajir Melintir, Teman Lama Bambang Trihatmodjo
Digoda 16 Persen, Ganjar Beri Jawabannya Tak Terduga
"Kita masih menunggu data-data, fakta-fakta dari lapangan dan hitung-hitungan, dan banyakan orang menyetujui jika efek bansos dan intimidasi pada perangkat dan kepala desa," ucapnya
Dengan situasi tersebut, Tom mengungkapkan jika memprediksikan jika menggabungkan 01 dan 03 digabungkan menjadi suara perubahan.
"Misalnya dua efek kita hilangkan efek bansos dan intimidasi, gabungkan 01 dan 03 menjadi oposisi dan suara perubahan. Menurut saya, sesungguhnya hati rakyat sudah di perubahan," ucap Tom Lembong
Baca Juga: Anies Baswedan Berpeluang Maju di Pilgub Jabar, Jika di Jakarta Terjadi Kondisi Ini
Karena itu mantan perdagangan ini mengungkapkan jika pemenang Pemilu sesungguhnnya ialah barisan perubahan.
"barisan perubahan apakah dalam bentuk pak Ganjar maupun pak Anies," ucap Tom menjelaskan.
Dia pun setuju jika jargon perubahan akan lebih mudah diterima ketimbang jargon keberlanjutan.
Berita Terkait
-
Saksi AMIN dan Ganjar-Mahfud Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi KPU Tangerang, Tuding Pemilu 2024 Banyak Kecurangan
-
Anies Baswedan Berpeluang Maju di Pilgub Jabar, Jika di Jakarta Terjadi Kondisi Ini
-
Tak Dibandingkan Harga Beras, Anies Beri Saran Skincare yang Terjangkau
-
Ke Mana Cak Imin Saat Absen di Rapat Paripurna DPR Kemarin, Ini Kata Legislator PKB
-
Sudirman Said Sebut Timnas AMIN Bakal Gugat Hasil Pemilu 2024 ke MK
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG