Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan, jika tak ada wacana melakukan revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, DPD atau Undang-undang MD3 terutama soal penentuan kursi Ketua DPR.
Hal itu disampaikan Puan Maharani di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/3/2024). Dalam kesempatan itu, Puan didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Lodewijk F Paulus.
"Kita kompak," ucap Puan.
Mendengar hal itu, Dasco kemudian menimpali jika pimpinan DPR RI belum mendengar adanya keinginan untuk mervisi UU MD3.
"Nggak pernah dengar," kata Dasco.
Puan lantas menegaskan, jika aturan dalam UU MD3 tersebut harus dihargai untuk dilaksanakan.
"Pak Dasco malah bilang nggak denger, kita kompak dan kita menghargai bahwa UU MD3 itu tetap harus menjadi satu undang-undang yang memang harus dihargai dilaksanakan dan dihargai di proses yang ada di DPR," timpal Puan.
"Jadi proses pemilu sudah berjalan, UU MD3 harus dilaksanakan sesuai dengan undang-undangnya dan nggak pernah denger ya Pak Dasco ya? Nggak pernah dengar ada hal itu," sambungnya.
Lebih lanjut, ia pun menegaskan, jika kursi Ketua DPR RI ke depan masih ditentukan berdasarkan pemenang Pileg 2024 dan belum ada perubahan.
Baca Juga: Puan Akhirnya Bicara Soal Hak Angket Di DPR: Belum Ada Pergerakan
"Pemenang pemilu yang nantinya akan, pemenang pemilu legislatif ya, yang seharusnya kemudian nanti berhak untuk menjadi ketua DPR, itu yang bisa saya sampaikan. Ya begitu kan Pak Dasco," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Puan Akhirnya Bicara Soal Hak Angket Di DPR: Belum Ada Pergerakan
-
Puan Sebut Tak Ada Instruksi Gulirkan Hak Angket Ke Fraksi PDIP
-
Puan Kasih Kode Soal Rencana Pertemuan Megawati dengan Prabowo
-
TOK! DPR RI Sahkan UU Desa, Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun dan Bisa Terpilih Dua Kali
-
Waduh! Cuma Diikuti 69 Orang, Puan Bongkar Kenapa Banyak Anggota DPR Absen di Sidang Paripurna
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024