Suara.com - Penceramah kondang Ustaz Das'ad Latif dikabarkan masuk dalam radar Partai NasDem untuk menjadi kandidat bakal Calon Wali Kota Makassar pada tahun ini.
Kabar tersebut dikonfirmasi DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Menjelang Pilwalkot Makassar sejumlah nama bermunculan sebagai kandidat walikota maupun wakil walikota Makassar salah satu diantaranya adalah dai kondang Das'ad Latif," kata Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPW NasDem Sulsel Mustaqim Musma seperti dilansir Antara, Selasa (30/4/2024).
Sebelum nama Das'ad Latif muncul, Mustaqim mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah bermunculan nama-nama politisi Partai Nasdem menjelang Pilwalkot Makassar 2024 seperti Rudianto Lallo, Fatmawati Rusdi, drg Rahmatika Dewi, hingga Rusdin Abdullah.
Selain itu, ada juga nama ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin dan istri Wali Kota Makassar Indira Yusuf Ismail.
Masih menurut Mustaqim, keberadaan nama Ustadz Das'ad dalam radar Partai Nasdem merupakan hal yang biasa saja, sebab pendakwah yang satu ini memang dikenal sangat dekat dengan Partai Nasdem.
Apalagi setiap ada acara Partai Nasdem, Ustaz Das'ad selalu hadir. Tak heran apabila calon yang akan diusung ke Pilwalkot Makassar tertera nama ustadz kondang tersebut.
Dari catatan Mustaqim, Das'ad pernah ikut kontestasi serupa pada Pilwalkot 2013, berpasangan dengan Tamsil Linrung.
Tamsil adalah putra asal Sulsel yang menjabat sebagai DPD RI. Hanya saja pada Pilwalkot 2013 Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih adalah Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal.
Baca Juga: Mulai Main Sinyal-sinyalan, PDIP Bakal Serius Usung Khofifah di Pilkada Jatim?
Profil Das'ad Latif
Selain dikenal sebagai ulama, penceramah, Das'ad Latif juga merupakan pengajar di sejumlah kampus yang ada di Makassar.
Riwayat pendidikan Das'ad Latif tergolong unik, karena berhasil menyelesaikan gelar sarjana di dua kampus yang berbeda secara bersama-sama, yakni dari bidang Peradilan Islam Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Alaudin, Makassar pada tahun 2000 dan Sarjana Ilmu Komunikasi di Kampus Unhas tahun 1998.
Kemudian melanjutkan pendidikan magister komunikasi di Kampus Unhas tahun 2004. Selain itu untuk doktoral, Das'ad menyelesaikan gelar Doktor Ilmu Komunikasi dari Universitas Kebangsaan Malaysia di tahun 2016 dan Doktor Ilmu Syariah di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alaudin, Makassar tahun 2018.
Selain itu, Das'ad juga aktif menjadi Pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) FISIP Unhas (1994–1996), Ketua Remaja Masjid Jami’ul Ikhsan Perumnas (1996–1999), Pengurus Badan Kontak Pengurus Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulawesi Selatan (2000–2005) Imam Masjid Hikmah Makassar (2000–2002), dan Ketua I Kesatuan Pelajar Mahasiswa Pinrang (2000–2003).
Selain itu juga menjadi Pengurus Forum Mahasiswa Pascasarjana Universitas Hasanuddin (2000–2002) dan Pengurus Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Organisasi Wilayah Sulawesi Selatan (2006).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024