Suara.com - Anies Baswedan akhirnya angkat bicara terkait wacana pembentukan Partai Perubahan Indonesia dengan logo burung hantu.
"Nggak ada, nggak ada," kata Anies Baswedan kepada wartawan di Aceh dikutip Sabtu (4/5/2024).
Ia mengakui bahwa wacana pembentukan Partai Perubahan beredar melalui pesan di aplikasi WhatsApp. Namun Anies memastikan timnya bukan aktor di balik hal tersebut.
"Itu kan beredar di WhatsApp grup ya tapi tidak, bukan dari kami yang ngebikin juga, nggak tahu siapa," ujar Anies.
Baca Juga: Anies Ucapkan Terima Kasih ke Warga Aceh: Hampir 75 Persen Dukung AMIN
Capres nomor urut 1 pada Pilpres 2024 lalu itu mengaku belum ada rencana dekat-dekat ini untuk membuat partai atau organisasi masyarakat (ormas).
"Saya sampaikan tidak pernah ada rencana bikin ormas apalagi partai," jelas dia.
Anies menilai adanya Partai Perubahan berlogo burung hantu hanya kreatifitas warga jagat dunia maya.
Baca Juga: Anies Buka Suara soal Ditawari Posisi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran
"Jadi itu kreatifitas orang di sosial media yang tidak ada hubungannya dengan saya," katanya.
Untuk diketahui, di media sosial TikTok beredar foto Partai Perubahan Indonesia lengkap dengan wajah Anies dan Refly Harun. Foto itu diunggah oleh akun Tiktok @PERUBAHAN.
Kemudian terpadat pula lambang burung hantu yang merentangkan sayap di dalam sebuah lingkaran serta logo bintang di tengah badan burung bantu tersebut.
Berita Terkait
-
Usai Jumatan di Masjid Baiturrahman, Anies Sampaikan Salam dari Surya Paloh-Salim Segaf untuk Warga Aceh
-
Anies Ucapkan Terima Kasih ke Warga Aceh: Hampir 75 Persen Dukung AMIN
-
Anies-Muhaimin Terbang Ke Aceh Hari Ini, Ada Apa?
-
Anies Buka Suara soal Ditawari Posisi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran
-
Surya Paloh Beberkan Alasan Tak Hadiri Acara Pembubaran Timnas AMIN di Rumah Anies
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024