Suara.com - Bakal calon gubernur dari Partai Golkar, Jusuf Hamka mengaku alasannya blusukan ke Pasar Tanah Abang bukan semata-mata untuk mendulang elektabilitas di Pilkada Jakarta 2024. Bahkan, bos jalan tol yang akrab disapa Babah Alun itu mengaku tidak punya hasrat untuk mencari jabatan setelah didukung oleh Partai Golkar untuk maju nyagub di Jakarta.
"Saya tidak dalam mendongkrak elektabilitas, karena kan buat saya, jabatan saya tidak pernah cari, kalau warga menghendaki dan Allah Ridho ya 'kun fayakun' saya jalankan," kata Babah Alun dikutip dari Antara, Kamis (1/9/2024).
Salah satu prinsip hidupnya, kata Babah Alun, selama ini tidak mau kehidupannya dibiayai oleh negara. Jika nantinya tiba waktunya harus dibiayai negara sebagai pejabat publik, Babah Alun menganggap semuanya merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik dan mimpi yang tidak terbayangkan.
Babah Alun dalam kunjungannya ke Pasar Tanah Abang terkejut saat diberikan kaos berwarna putih dengan gambar wajahnya dan bertuliskan "Babah Alun for Jakarta".
Babah Alun menegaskan, kedatangannya tidak dalam rangka kampanye.
"Ternyata saya juga tidak ngerti, dikasih ini, gratis ini, jadi mereka sudah buatin sendiri. Jadi tidak dalam rangka kampanye," kata Babah Alun.
Menurut Babah Alun, kunjungannya ke Pasar Tanah Abang bukan menjadi sesuatu yang baru. Dia mengaku sudah mengunjungi Pasar Tanah Abang sebanyak tiga kali.
"Memang saya biasanya ke jembatan item, ke sini sudah dua kali, ini yang ketiga kali. Dulu saya punya warung di bawah warung pojok halal, warung UMKM juga. Jadi buat saya Tanah Abang bukan sesuatu yang baru, tapi saya sering kemari," kata Babah Alun.
Selain itu, Babah Alun menyebutkan, terjun ke politik merupakan bentuk pengabdiannya untuk negara. Dia juga mengaku sudah berkontribusi untuk kemajuan Indonesia dengan menyelesaikan berbagai permasalahan, termasuk mengurai kemacetan.
Dia juga mengaku tak pandai dalam berteori dan beretorika. Namun, Babah Alun menegaskan dirinya lebih pandai bekerja.
"Saya sudah selesai saya punya hidup. Sekarang tinggal pengabdian, saya bukan akan melakukan, tapi sudah melakukan," kata Babah Alun.
Babah Alun tiba di Pasar Tanah Abang Blok A pukul 11.45 WIB mengenakan kemeja kuning dan setibanya di pasar grosir tersebut langsung bersalaman dengan pengunjung di pasar.
Para pengunjung juga antusias menyambut Babah Alun sambil merekam setiap momen yang dilakukannya di pasar tersebut. Mereka juga bercerita soal kegiatan sehari-harinya. (Antara)
Berita Terkait
-
Dengar Curhatan Pedagang Pasar Tanah Abang, Jusuf Hamka Sentil Pemerintah: Harusnya Sweeping Importir, Bukan Pedagang!
-
Bikin Heboh! Mendadak Blusukan di Pasar Tanah Abang, Jusuf Hamka Ngelawak saat Jajal Kemeja Pedagang
-
Meski Anak Bawang, Peluang Ini Bisa Bikin Jusuf Hamka jadi Rival Berat Anies di Pilgub Jakarta
-
Blak-blakan! Anies Akui Intens Ngobrol Bareng Ahok, Dapat Restu Nyagub Jakarta?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024