Suara.com - Kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bogor, Jawa Barat akan berlangsung sengit dan meriah karena ada banyak pasangan calon dengan potensi yang berbeda ketika bertarung.
Pengamat Politik Universitas Djuanda, Gotfridus Goris Seran menyampaikan, kontestasi Pilwalkot Bogor memetakan konfigurasi kekuatan politik yang mengemuka dalam lima paslon yang masing-masing punya dukungan politik dari parpol.
Dedie A Rachim - Jenal Mutaqin dengan partai PAN, Gerindra, Demokrat, Gelora, dan Perindo. Kemudian Sendi Fardiansyah-Melli Darsa diusung partai NasDem, Golkar, dan PSI.
Pasangan ketiga Atang Trisnanto-Annida Allivia yang diusung PKS dan Partai Ummat. Pasangan calon ketiga Rena Da Frina-Teddy Risandi yang diusung PDIP. Pasangan kelima Raendi Rayendra-Eka Maulana yang diusung PPP dan PKB.
"Dilihat dari sisi parpol, paslon Dedie Rachim-Jenal Mutaqin punya basis dukungan elektoral yang besar dan luas merata. Kemudian, basis elektoral yang besar juga dimiliki Sendi Fardiansyah-Melli Darsa," kata Seran kepada Suara.com, Rabu (4/9/2024).
Kendati demikian, bekerjanya mesin partai dan militansi kader menguatkan paslon Atang Trisnanto-Annida Allivia. Kemudian, kelompok nasionalis tentu berpihak pada Rena Da Frina-Teddy Risandi.
"Sementara Raendi Rayendra-Eka Maulana mendapat sokongan dari kaum Islamis," jelas dia.
Seran menjelaskan, dari sisi figur, Dedie Rachim-Jenal Mutaqin merupakan sosok berpengalaman yang mapan dalam memimpin pemerintahan daerah, baik sebagai wakil walikota maupun sebagai anggota dewan.
"Atang Trisnanto berpengalaman memimpin partai dan dewan, sementara Sendi Fardiansyah dan Raendi Rayendra punya kapasitas profesional," jelas dia.
Baca Juga: Puan Maharani Sebut Pilkada Jateng Bukan Perang Bintang: Serem Banget
Sementara, Rena Da Frina punya kapasitas birokrasi pemerintahan. Melli Darsa dan Teddy Risandi punya kapasitas politik.
"Di samping itu Melli Darsa memiliki kapasitas profesional, termasuk Eka Maulana. Keunggulan Rena Da Frina, Melli Darsa, dan Annida Allivia sama-sama memperkuat dukungan politik yang berasal dari segmen perempuan," jelas dia.
Meski begitu, dua pasangan calon yang akan bertarung ketat di Pilwalkot Bogor yakni Dedie A Rachim-Jenal Mutaqin dan Fardiansyah-Melli Darsa. Sebab, keduanya memiliki partai-partai pengusung yang bisa mengangkat suara di wilayah.
"Konstelasi dan konfigurasi kekuatan politik seperti itu cenderung menampilkan pertarungan paslon pilwalkot Bogor, Dedie Rachim-Jenal Mutaqin vs Fardiansyah-Melli Darsa," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Toyota Indonesia Sambut Rencana Insentif Kendaraan Listrik dengan Baterai Nikel
-
BPS Ungkap Tingkat Pengangguran di Riau per Mei 2026
-
Pertebal Bukti Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kota Bengkulu
-
Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI
-
Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo
-
5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing
-
5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api
-
Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?