Suara.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua Tengah, John Wempi Wetipo (JWW) dan Ausilius You, mengalami hadangan dari sekelompok warga di Kabupaten Dogiyai.
Keduanya dijadwalkan menghadiri kegiatan peresmian sekretariat posko pemenangan serta sosialisasi di tiga kabupaten, yakni Dogiyai, Deiyai, dan Paniai, pada Kamis, 3 September 2024.
Dalam sebuah video yang tersebar melalui grup WhatsApp tim relawan Kabupaten Dogiyai, John Wempi Wetipo menjelaskan rencana kunjungannya.
"Kami akan menuju Paniai, Deiyai, dan Dogiyai untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Perjalanan dari Nabire ke tiga kabupaten tersebut cukup jauh, tetapi kami berharap bisa tiba dengan selamat dengan penyertaan Tuhan," ujarnya dalam video yang diambil pukul 08.14 waktu Papua.
Namun, rencana kedatangan JWW disambut dengan penolakan dari sekelompok warga Dogiyai. Mereka menegaskan akan menghadang dan mengusir JWW karena menganggapnya sebagai sosok yang pernah mengusir warga suku Mee dari Wamena.
"Kami tidak membutuhkan pemimpin yang menghina orang Mee dari Wamena," ujar salah seorang warga yang tergabung dalam kelompok tersebut.
Warga tersebut menambahkan bahwa masyarakat dan alam Papua Tengah telah menolak kehadiran JWW.
"Kenapa datang ke daerah orang tanpa izin? Seharusnya seorang calon pemimpin mengandalkan dukungan masyarakat di wilayahnya sendiri, bukan berjalan seolah tak melihat kenyataan," tegasnya.
Kontributor : Elias Douw
Baca Juga: Willem Wandik Maju Calon Gubernur Papua Tengah, Kasus Grand Caribou Kembali Disorot
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo