Suara.com - Dalam debat sesi pertama yang membahas tema Keamanan dan Hak Asasi Manusia (HAM), Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Papua Tengah Deinas Geley, menyampaikan komitmennya untuk menciptakan wilayah yang aman dan bebas konflik di provinsi baru tersebut.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peran pemimpin dalam menyelesaikan masalah keamanan di daerah konflik.
Ia menegaskan bahwa jika ia dan pasangannya, Meki Nawipa, terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, mereka akan mengambil langkah-langkah konkrit untuk menciptakan kedamaian di wilayah konflik.
"Jika terjadi konflik di tingkat kabupaten, langkah pertama yang kami lakukan adalah memanggil pihak-pihak terkait untuk menemukan solusi bersama. Hal ini penting agar wilayah konflik dapat kembali aman," ujarnya dalam debat publik kedua Pilkada Papua Tengah yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (9/11/2024).
Deinas mengungkapkan pengalamannya saat menjabat sebagai Wakil Bupati di Kabupaten Puncak Jaya.
Sebelum ia menjabat, wilayah tersebut mengalami banyak korban jiwa, baik dari pihak TNI, Polri, maupun masyarakat sipil.
Namun, bersama Bupati Yuni Wonda, ia mengambil langkah-langkah strategis, di antaranya melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, dan warga setempat dalam setiap penyelesaian konflik.
"Ketika kami menghadapi masalah, kami libatkan para tokoh setempat, sehingga solusi yang dihasilkan efektif dan konflik dapat diminimalkan," jelasnya.
Menurut Deinas, kondisi keamanan yang stabil merupakan syarat utama untuk keberhasilan program pembangunan.
Baca Juga: Debat Pilgub Papua Tengah, Transmigrasi dan PSN Jadi Sorotan Para Kandidat Gubernur
"Kita harus menciptakan keamanan terlebih dahulu sebelum memikirkan pembangunan. Jika konflik terus berlangsung, sulit bagi kita untuk menjalankan program apapun di daerah tersebut," ungkapnya.
Deinas menegaskan bahwa jika ia dan Meki Nawipa terpilih, mereka akan menerapkan pendekatan yang sama dalam menyelesaikan masalah konflik di Papua Tengah.
"Langkah-langkah yang pernah kami lakukan akan kami terapkan kembali di provinsi baru ini, demi terwujudnya Papua Tengah yang aman dan damai," katanya.
Kontributor : Elias Douw
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024