/
Selasa, 06 Juni 2023 | 11:30 WIB
Aktivis Sosial Geisz Chalifah ((YouTube/Indonesia Lawyers Club))

Mantan Komisaris Ancol, Geisz Chalifah menyoroti sejumlah kontroversi yang mengikuti gelaran Formula E Jakarta 2023. Dirinya heran mengapa hal tersebut dibuat seolah-olah tanpa adanya nuasa dari Anies Baswedan.

Mantan menteri pendidikan tersebut diketahui tak diundang untuk menghadiri acara balap mobil listrik internasional tersebut. Padahal dialah yang membawakan event ini di DKI Jakarta.

Geisz geram dengan hal ini, menurutnya ini adalah bagian dari upaya guna menghapus rekam jejak dari mantan gubernur tersebut. Sebelumnya bahkan sudah terjadi hal serupa.

"Kalian bisa menghapus jejak Anies Baswedan. Menghapus namanya di lapangan2 sepakbola yang revitalisasi seperti di kemayoran dll menjadi Dinas Olah Raga, kalian bisa hapus Plus Jakarta Kota Kolaborasi," cuitnya lewat akun Twitter pribadinya seperti yang dikutip oleh Suara Liberte, Selasa (6/6/2023).

Dalam cuitannya tersebut, dirinya juga mengunggah sebuah video yang menunjukkan betapa senangnya masyarakat setelah menonton Formula E.

Uniknya adalah mereka mengingat ajang tersebut sangat identik dengan Anies Baswedan. Bahkan berterima kasih atas gelaran tersebut. Geisz mengatakan hal ini adalah tanda bahwa rekam jejak bakal calon presiden tersebut tak akan hilang dari hati rakyat.

"Tapi jangan berharap bisa menghapus prestasi Anies Baswedan dari ingatan warga Jakarta," ungkapnya.

Diketahui, Anies Baswedan bersama keluarganya menonton dari tribun kelas 'ekonomi' guna menonton ajang bergengsi dari Formula E Jakarta 2023. Anies juga membeli tiket itu secara mandiri.

"Iya dong, dateng, udah lama punya tiket kita, beli tiketnya. Saya beli tiket, bukan undangan," ujar Anies kepada wartawan di area sirkuit, Sabtu (3/6/23).

Baca Juga: DPR Dorong Pemerintah Segera Divestasi INCO, Porsi Sama dengan Saham Freeport

Load More