/
Kamis, 15 Juni 2023 | 13:01 WIB
Kaesang Pangarep (YouTube/Kaesang Pangarep by GK Hebat)

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Kota Depok Ikravany Hilman mengungkapkan ketidaksetujuannya melihat cara yang dilakukan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok dalam mengusung Kaesang Pangarep.

Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu digadang-gadang oleh PSI akan menang menjadi wali kota Depok.

Namun, kata Ikravany, apabila Kaesang dan PSI tidak menang di Kota Depok sehingga tidak mencapai target maka tidak ada hubungannya dengan menjadi wali kota.

"Ketika mereka (PSI) sudah membawa (Kaesang), mereka enggak menang, dan targetnya enggak tercapai, tapi masih menaruh harapan bahwa kalau PSI menang makan Kaesang wali kota," tegasnya kepada MetroTV dikutip Liberte Suara, Kamis (15/6/2023).

Perwakilan "Banteng" di Kota Depok itu juga menyerang langkah PSI yang terlalu memaksakan kemenangan Kaesang dengan kesuksesan partai berketua umum Giring Ganesha itu.

"Adakah hubungannya kalau dia (PSI) menang dengan Kaesang menjadi wali kota Depok?" ujarnya.

"Karena Kaesang kalau punya kesempatan jadi wali kota (Depok) juga enggak tergantuk dari apakah partai (PSI) ini menang atau tidak," jelasnya, menambahkan.

Bahkan, Ikravany menyebut bahwa Kaesang memiliki kans yang sama menjadi wali kota dengan ketika tidak didukung oleh PSI sekalipun.

"Bahkan, kalau partai (PSI) ini enggak ada di Depok pun, Kaesang masih punya kans untuk menjadi wali kota," pungkasnya.

Baca Juga: Orang-orang Ramai Sorot Pertemuan Puan-AHY, Pengamat Politik: Jangan-jangan PDIP-NasDem Juga Akan Bertemu

Sebelumnya pada Sabtu (10/6/2023) lalu, Kaesang mengunggah video pernyataannya tentang kesiapan dia menjadi "Depok pertama". 

Bahkan sebelumnya, Kaesang disebut berkomunikasi aktif dengan PSI, menurut keterangan salah satu elite partai yang lekat dengan pemuda itu.

Load More