Pegiat media sosial Denny Siregar menyinggung kondisi Partai NasDem yang tak henti-hentinya diterpa 'persoalan' jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Hal tersebut seperti yang diungkapkan Denny Siregar dalam tayangan YouTube Cokro TV. Dalam tayangan tersebut, Denny Siregar awalnya membahas bahwa terdapat berbagai penolakan dari para elit NasDem saat pencapresan Anies Baswedan.
Denny Siregar menegaskan bahwa berbagai penolakan itu lantaran Anies Baswedan yang kerap sudah melekat cap sebagai pemain politik identitas.
"Mereka menolak NasDem mengusung Anies Baswedan karena Anies kental sekali dengan cap politik identitas yang dulu digunakannya waktu pilgub DKI tahun 2017," tegas Denny Siregar dikutip Suara Liberte dari tayangan YouTube Cokro TV, Kamis (15/6).
Elite NasDem yang sudah mengetahui cap politik identitas itu yang melekat di diri Anies Baswedan, tak digubris oleh Surya Paloh dengan tetap mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Tapi Surya Paloh tetap keras kepala demi tujuan besarnya, dan akhirnya ramai-ramailah elite NasDem mundur menjadikan NasDem kehilangan panglima-panglima terkuatnya," tutur Denny Siregar.
Lebih lanjut, Denny Siregar pun mengungkapkan bahwa mundurnya para elite NasDem itu diikuti pula oleh para kader NasDem yang turut mundur.
"Dan mundurnya beberapa elite ini diikuti dengan mundurnya ribuan kader dan pendukung NasDem di banyak daerah," ungkap Denny Siregar.
Denny Siregar pun menyebut bahwa tak berhenti sampai beragam penolakan oleh para elite NasDem, kondisi partai yang diketuai oleh Surya Paloh itu kerap jadi perbincangan lantaran Sekjennya yang menjabat sebagai Menkominfo turut terseret dalam kasus dugaan korupsi.
Baca Juga: Apa Itu Stunting? Simak Gejala, Penyebab, dan Penanganannya
"Belum selesai, NasDem ketiban tangga lagi dan kali ini bukan hanya tangga, tapi ketiban forklift elit Partai NasDem yang terkuat Johnny G Plate yang menjadi Menkominfo kena kasus korupsi BTS di Kominfo sebesar Rp8 triliun," papar Denny Siregar.
Menurut Denny Siregar, hal itu pun layaknya bom atom bagi NasDem. Selain memengaruhi sisi finansial NasDem, lanjut Denny Siregar, hal itu pun merusak nama NasDem sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
Terkini
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?
-
Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel
-
Agnez Mo Hadiri Bukber di Dubai, Sikap Aslinya Dibongkar Orang Dalam
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional
-
Ramadan 2026, Mesut Ozil Perbanyak Tilawah dan Jalankan Pesan Ibunda Bantu Pengungsi
-
JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah
-
Rapor Merah Hasbi Jayabaya, Proyek Alun-alun Rp4,9 Miliar Jadi Sorotan Mahasiswa
-
Pemain Keturunan Indonesia Grade A Ngarep Musim Depan Bisa Setim dengan Maarten Paes
-
Jurang Finansial Menganga! Barcelona Tinggalkan Rival, Levante Terpuruk