Loyalis Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jhon Sitorus, menyebut Presiden Jokowi bisa bisa lakukan cawe-cawe di mana dan kapan saja.
Hal itu disampaikannya untuk merespon putusan Mahkamah Konstitusi soal Pemilu tetap menggunakan sistem proporsional terbuka.
Menurut Jhon, seandainya Presiden Jokowi mau, mudah bagi mantan Wali Kota Solo itu untuk mengesahkan Pemilu sistem proporsional tertutup.
Apalagi, sistem tersebut pernah digunakan oleh pemerintah Indonesia di tahun 2004 tidak ada kendala dalam pelaksanaannya saat itu.
“Andai Jokowi mau, GAMPANG untuk mengesahkan proporsional tertutup. Toh, kita pernah pakai sistem ini juga tahun 2004 dan berjalan baik,” ujar Jhon, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Miduk17 pada Jumat (16/6/2023).
Ditambah, Ketua MK merupakan adik ipar presiden sendiri sehingga presiden bisa mudah lakukan cawe-cawe. Namun, hal yang membuat Jokowi tidak melakukan hal tersebut yaitu karena presiden tidak rakus.
Berita Terkait
-
Luhut Sampai Wanti-wanti Karena Program Jokowi Tak Bisa Dihentikan, Kader Partai Ummat Heran: Ada Deal Apa dalam Program Itu?
-
Mau Diperiksa KPK, Syahrul Yasin Limpo (SYL) Tiba-tiba Banyak Agenda
-
Tak Macam Denny Indrayana, PSI Rupanya Diam-diam Perjuangkan Pemilu Terbuka: Si Partai Kecil Pengganggu Ini...
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus