Klaim RI di Jalur yang Benar dan Larang Capres Ngomongin Perubahan, Luhut Langsung Ditodong 10 Indikator: Sudah Benar? (Suara.com/Alfian Winanto)
“Nih indikator sudah di jalur yg benar ?” tanya Said Didu, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @msaid-didu pada Jumat (16/6/2023).
“Utang meroket; rakyat terpecah belah; Korupsi, Kolusi dan Nepotisme; oligarki; infrastruktur mangkrak; kemiskinan; ketidakadilan; penyerahan SDA ke Asing; rusaknya lembaga negara; lapangan makin sulit,” sambungnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membeberkan tiga negara berkembang yang memiliki potensi menjadi negara maju yaitu Indonesia, Tiongkok, dan India.
"Tiga ekonomi emerging country dan dunia, Indonesia, Tiongkok, dan India memiliki kinerja pertumbuhan ekonomi yang sangat baik," kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Banggar DPR RI, Selasa (30/5).
Komentar
Berita Terkait
-
Luhut Sampai Wanti-wanti Karena Program Jokowi Tak Bisa Dihentikan, Kader Partai Ummat Heran: Ada Deal Apa dalam Program Itu?
-
Pede 5 Tahun Lagi RI Masuk Jajaran Ekonomi Terkuat Ikuti China-India, Luhut Kena Sentil: Mimpi Jangan Ketinggian
-
Loyalis Anies Ngegas Saat Luhut Minta Presiden 2024 Tak Usah Bicara Perubahan: 9 Tahun Terbuang Percuma Tanpa Hasil Maksimal
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai