/
Sabtu, 17 Juni 2023 | 09:40 WIB
Presiden Jokowi (Dok. Biro Pers Istana)

Politikus Partai Demokrat, Soeyoto, mengomentari perihal sulitnya mencari pekerjaan yang disinggung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Saat berbicara dalam acara Peluncuran Indonesia Emas 2045, Kamis (15/6/2023), Presiden Jokowi menyinggung hal tersebut dan mencontohkan bahwa dirinya membaca berita lulusan S2 menjadi tukang sapu.

"Saya baca di berita, ini di negara lain, saking sulitnya mencari kerja, lulusan S2 yang harusnya bisa jadi guru, saat ini menjadi tukang sapu," ujar Jokowi.

Presiden dua periode ini kemudian menyinggung perihal Indonesia yang akan mengalami puncak demografi pada 2030. Pada saat itu, 68,3 persen penduduk Indonesia berusia produktif.

Menurutnya, kondisi tersebut bisa menguntungkan jika dikelola dengan baik namun bisa menjadi bencana jika tidak dikelola dengan baik.

Menanggapi hal tersebut, Soeyoto mengungkit pernyataan seorang menteri yang tidak mempercayai kemampuan anak bangsa sendiri sehingga menggunakan tenaga kerja asing.

Sementara itu, Presiden Jokowi juga seolah mengiyakan omongan menteri tersebut serta menyebut karya orang Indonesia seperti SD Inpres era Soeharto.

Load More