/
Senin, 19 Juni 2023 | 16:01 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. (ANTARA/Mentari Dwi Gayatri)

Pengamat antikorupsi Tama S. Langkuh mengomentari isu politisasi dugaan korupsi oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo

Menurutnya isu tersebut muncul ke publik karena berdekatan momentumnya dengan proses pemilihan umum (pemilu) sehingga seolah-olah dilakukan oleh suatu partai politik. 

"Nah yang menyebabkan ramai karena ia berdekatan momentumnya dengan proses pemilu sehingga seolah-olah ada partai A, partai B yang kemudian diasumsikan ini mungkin sebagai penjegalan danlain lain," kata Tama dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Senin (19/6/2023).

Menurut Tama, korupsi sendiri merupakan hasil sisi gelap dari politik kalau dilakukan dengan cara-cara yang tidak benar.

"Korupsi itu justru sisi gelap dari politik, ia enggak bisa dipisahkan kalau memang politiknya dilakukan dengan cara-cara yang tidak benar," jelas Tama.

"Apalagi kemudian diduga mengambil misalnya uang dari negara yang tentu saja penegak hukum harus bertindak," imbuhnya.

Ditegaskannya, dugaan korupsi oleh Mentan merupakan langkah wajar mengingat proses hukumnya sudah sekitar enam bulan.  Pemeriksaannya menjadi penting dan sah.

"Jadi kalau kemudian ada yang asumsikan ini politisasi, saya enggak tepat tapi kalau kemudian ini adalah sisi gelap dari politik saya rasa ini sah-sah saja," tambah dia.

"Kita harus melihat bahwa dalam menjalankan tugas sebagai menteri kan juga itu mengambil kebijakan-kebijakan yang sifatnya kebijakan politik," ujar Tama.

Baca Juga: Cara Mudah Membuat Foto Profil Mirip Artis Korea Pakai Snow AI yang Sedang Hits

Load More