Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengingatkan kepada relawannya untuk tidak salah memilih presiden di tahun 2024.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, kepemimpinan presiden terpilih di tahun 2024 mendatang sangat menentukan nasib bangsa Indonesia ke depan.
"Oleh sebab itu jangan salah memilih pemimpin. Karena keadaan dunia tidak normal, global tidak normal, geopolitik karena perang geoekonominya juga. Ini enggak tahu kawan, ini dulu musuhan. Jadi nyambung gak?," ujar Jokowi.
"Pergeserannya ke mana? Siapa akan berkawan dengan siapa. Negara gede dengan gede. Negara kecil dengan gede atau posisi ini yang harus kita tahu," sambungnya.
Karena hal itu, Jokowi menegaskan bahwa jangan sampai salah dalam memilih pemimpin.
"Jangan sampai salah menentukan," tegas Jokowi.
Lebih lanjut, Jokowi menegaskan bahwa dalam kurun waktu 13 tahun ke depan merupakan waktu yang sangat krusial untuk mengubah status Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju.
Maka dari itu, tak hanya kepemimpinan di 2024, Jokowi mengatakan bahwa pemilu pada 2029 dan 2034 juga sama pentingnya dalam menentukan nasib bangsa.
Baca Juga: Pulang Kampung, Brendan Rodgers Kembali Tangani Celtic
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA