Presiden Joko Widodo (Jokowi) digadang-gadang tengah memainkan peran sebagai king maker. Aksinya semakin terlihat manakala hanya ada dua nama calon presiden (capres) yang difavoritkannya dalam pemilihan presiden (pilpres) 2024.
Capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dengan Jokowi memiliki hubungan baik. Apalagi ketika Presiden berperan sebagai petugas partai yang teladan.
Di samping itu, terkadang Jokowi condong kepada rival utama dalam pilpres 2019 dari Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ini diperkuat oleh keputusan Musyawarah Rakyat (Musra) 2023.
Belakangan, Jokowi kembali memperlihatkan sikap condong ke Prabowo. Ini dapat dilihat dari unggahan Instagram Menteri Pertahanan RI yang diundang Presiden makan siang bersama di Istana Bogor, Minggu (18/6/2023) kemarin.
Pertunjukkan politik yang dimainkan oleh Jokowi mendapat sorotan pengamat. Namun Jokowi masih berhati-hati kepada siapa ia melabuhkan pilihannya untuk pilpres 2024.
"Dukungan dipengaruhi faktor elektabilitas. Kalau misalnya Pak Prabowo punya kans elektoral lebih besar untuk memenangkan pertarungan, terutama di putaran kedua, kemungkinan besar Pak Jokowi mengarah ke Pak Prabowo," kata Burhanuddin Muhtadi dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Selasa (20/6/2023).
"Sebaliknya, kalau Mas Ganjar mampu membalikkan momentum elektoral menjadi lebih berpihak, maka Pak Jokowi makin mesra kepada Mas Ganjar karena Pak Jokowi ingin ikut arus utama yang berkembang di publik," imbuhnya.
"Artinya Mas Ganjar masih bisa menang, dan Pak Prabowo masih berpeluang menang," lanjutnya.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia menilai, terlepas dari urusan elektabilitas, Jokowi akan condong mendukung Prabowo. Ini karena akan memunculkan sosoknya seorang diri sebagai "pemenang".
Baca Juga: AHY Gertak Koalisi Perubahan: Kursi Cawapres Anies Baswedan atau Terima Ajakan Puan
"Dibandingkan Mas Ganjar, di atas Pak Prabowo tidak ada siapa-siapa. Sementara di atas Mas Ganjar itu masih ada Ibu Mega," kata Burhanuddin.
"Jadi kalau dikaitkan dengan siapa yang paling punya saham paling besar berkaitan dengan pemenangan pemenang pemilu 2024 mungkin Pak Jokowi merasa kalau mendukung Prabowo Subianto, dia yang paling berhak untuk mengklaim 'saya lah kompetitor utamanya'," ujarnya, menambahkan.
Jika secara eksplisit Jokowi meng-endorse Ganjar, sebagai petugas partai, Presiden akan terbentur peran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Di titik inilah peran king maker dapat terlihat.
"Tetapi kalau misalnya Mas Ganjar menang, saya kira Ibu Mega yang paling berhak untuk mengatakan 'saya yang paling banyak memegang saham'. Jadi konstelasi antara dua king maker, Pak Jokowi dan Ibu Mega," pungkasnya.
Oleh karena itu, Burhanuddin menyimpulkan bahwa Jokowi tidak akan mengumumkan capres yang didukungnya secara personal.
"Jadi Pak Jokowi tidak akan mengumumkan capres secara personal," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mimpi SBY Naik Kereta Bersama Megawati, Jokowi, dan Presiden RI ke-8 Diledek Sosok Ini: Mimpi yang Indah Ya
-
SBY Bermimpi Naik Kereta Gajayana Bersama Megawati, Jokowi, dan Presiden RI ke-8, Siapa Orangnya?
-
SBY Bermimpi Naik Kereta Gajayana Bersama Megawati, Jokowi, dan Presiden RI ke-8, Siapa Orangnya?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan