Dan alasan hukuman itu diberikan, jika seperti narasi dalam video berdurasi 10 menit 2 detik itu sangat tidak masuk akal.
Hingga saat ini pun Anies Baswedan masih menjadi capres yang dijagokan oleh Nasdem dan anggota Koalisi Perubahan untuk Persatuan lainnya.
Bahkan info terbaru, Anies sedang menimbang siapa tokoh politik paling potensial yang akan dia pilih menjadi calon wakil presiden (cawapres).
Di dalam video tersebut, pembuat video mengambil potongan video dari Denny Siregar dan Yusuf Dum-dum yang merupakan buzzer istana, alias mereka sering mengkritik Anies dan Paloh yang dianggap berseberangan dengan Presiden Jokowi.
Baca Juga: Diperiksa di Kantor Dewas, KPK Klaim Tak Istimewakan Mentan Syahrul Yasin Limpo
Cuplikan lain berisi Presiden Jokowi menghimbau agar menghindari politik identitas, tapi tak pernah menyebut akan menghukum Paloh karena pilihannya mendukung Anies.
KESIMPULAN
Video ‘VIRAL ~akhirnya pasrah, Jkw habisi si brewok di muka umum ?!!’ yang diunggah akun youtube Anak Negeri memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil