Tiga organisasi masyarakat (ormas) Islam mendesak aparat penegak hukum untuk memproses hukum pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu, Abdus Salam Panji Gumilang.
Adapun tiga ormas yang dimaksud yaitu Front Persaudaraan Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama).
Dalam keterangan yang salah satunya diunggah akun Twitter @khoiriak, tiga ormas tersebut menuntut aparat penegak hukum untuk segera memproses hukum Abdus Salam Panji Gumilang.
“Menuntut aparat hukum untuk melakukan proses hukum kepada Abdus Salam Panji Gumilang,” tulis pernyataan sikap bersama tiga ormas tersebut, dikutip Suara Liberte pada Selasa (20/6/2023).
Selain memproses hukum Panji Gumilang, tiga ormas tersebut juga mendesak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan bahwa pimpinan Ponpes tersebut sesat.
“Menuntut Majelis Ulama Indonesia segera mengeluarkan fatwa kesesatan Abdus Salam Panji Gumilang serta meluruskan ajaran sesat yang diajarkan Abdus Salam Panji Gumilang,” tuntutnya.
Terkait hal itu, FPI, PA 212, dan GNPF Ulama juga meminta agar Kementerian Agama bersikap tegas dan keras terhadap pengelola pondok pesantren serta menyerukan agar wali santri segera menarik anaknya dari pondok pesantren tersebut.
“Mendesak Kemenag untuk segera menutup Ponpes Al Zaytun dan menyerukan kepada para wali santri untuk menarik anaknya dari Ponsel Al Zaytun,” tegasnya.
Adapun pernyataan sikap tiga ormas tersebut ditandatangani oleh Habib Muhammad Alatas, Ustadz Yusuf Muhammad Martak dan KH Abdul Qahar Al Quds tersebut menyatakan bahwa ajaran Islam yang diajarkan oleh Panji Gumilang di Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu adalah ajaran sesat.
Baca Juga: Kini Diisukan Pisah, Putri Anne Blak-blakan Ungkap Peringai Arya Saloka Selama Menikah
Belakangan Ponpes Al Zaytun tengah menjadi sorotan lantaran pemimpinnya dianggap menyimpangkan ajaran agama Islam.
Salah satu bentuk penyimpangan yang dilakukan pemimpinnya yaitu mengutip kitab suci agama lain yang bukan Islam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan