/
Kamis, 22 Juni 2023 | 09:31 WIB
Anies Klarifikasi Soal Penebangan 190 Pohon di Monas Demi Formula E: Kalau Orang Lewat Kelihatan… (Suara.com/Fakhri)

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) menyoroti strategi Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang terkesan merahasiakan calon wakil presiden (cawapres) 2024.

Dedi Kurnia Syah menilai, dengan situasi dan perkembangan yang ada, penting untuk memperhatikan strategi yang tepat.

"Dengan situasi tokoh yang muncul miliki elektabilitas ketat, serta isu yang berkembang juga cukup kuat," kata Dedi dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Kamis (22/6/2023).

Ia melanjutkan, saling merahasiakan pasangan cawapres yang hendak diusung adalah strateginya.

"Maka saling menunggu adalah pilihan tepat," jelasnya, menambahkan.

Dedi menganalisis, Demokrat tidak memiliki kekuatan untuk mengancam KPP dengan cara berpisah dari koalisi.

"Artinya, Demokrat tidak cukup kuat seolah mendesak adanya keputusan pasangan," imbuhnya.

Ia menyimpulkan bahwa Demokrat akan menghadapi kegagalan. Alasannya, situasi koalisi saat ini masih sangat dinamis untuk mengusung Anies Baswedan.

"Justru, Demokrat bisa alami kegagalan pengusungan jika bersikap terlalu oportunis dini," pungkasnya.

Baca Juga: Mahfud MD Masuk Bursa Cawapres Potensial 3 Capres, Pengamat: Track recordnya Jelas, Punya Integritas

Load More