Relawan Ganjar Pranowo, Chusnul Chotimah, mengomentari klaim Pendukung Prabowo Subianto yaitu Immanuel Ebenezer soal sepak bola juga bagian dari pertahanan Indonesia.
Dalam video yang diunggah, pria yang akrab disapa Noel itu mengatakan bahwa sepak bola merupakan salah satu bentuk pertahanan suatu negara.
“Justru itu bentuk pertahanannya. Itu bentuk pertahanannya. Harga diri bangsa itu ada di menteri pertahanan. Gitu dong berpikirnya. Apanya bias? Ga ada yang bias,” ujar Noel.
Selain itu, sepak bola juga menunjukkan harga diri suatu bangsa. “Harga diri juga ada di sepak bola. Kalau ingin menghancurkan sebuah bangsa, hancurkan generasi mudanya,” sambungnya.
Menanggapi hal itu, Chusnul menyoroti Prabowo yang tiba-tiba mengurusi persepakbolaan. Padahal, Prabowo bahkan tidak menentukan sikap soal kedatangan timnas Israel beberapa waktu lalu.
“Prabowo ngurusin bola, kata pendukungnya itu bentuk pertahanan, tapi waktu rame soal Israel dia diam, kalah sama Fadli Zon yg keras menolak Israel,” ujar Chusnul, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Jumat (23/6/2023).
Chusnul kemudian mengungkit momen saat Presiden Jokowi dihina oleh kader Partai Gerindra. Saat itu Prabowo diam. Begitu pun saat pendukung Prabowo di Pilpres 2019 mengancam akan melakukan revolusi dan people power Prabowo pun tetap diam.
“Saat Jokowi diancam mau dilengserkan sm pendukung Prabowo di 2019, Jokowi diancam dgn revolusi & people power sampai saat ini, Prabowo juga diam. Kita tanya knp diam, kata pendukungnya itu bkn tugas Menhan. Pdhl ngakunya teman dekat Jokowi,” tuturnya.
Kini salah satu pendukung Prabowo justru membanggakan momen Prabowo menonton sepak bola bersama keluarga Presiden Jokowi. Ia menduga Prabowo lah yang meminta diajak untuk menonton bersama Presiden Jokowi.
Baca Juga: Billy Syahputra Ogah Diundang di TV Usai Kabar Syahnaz Selingkuh: Takut Sama Raffi Ahmad
“Ga tau malu, terus memanfaatkan Jokowi tapi diam saat Jokowi dihina dan diancam. Bgmn percaya ngurusin bola itu tugas Menhan?” ujar Chusnul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring