/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 18:05 WIB
Anies Baswedan (Dok. Istimewa)

Belum lama ini Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana membongkar dugaan Anies Baswedan akan dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui kasus dugaan korupsi Formula E.

Narasi tersebut sebenarnya sudah lama berkembang namun kembali mencuat usai Denny mengatakan bahwa dirinya mendapat informasi bahwa semua komisioner di KPK sepakat menjadikan Anies sebagai tersangka.

“Kabar itu sudah menjadi informasi yang beredar di banyak kesempatan. Bukan hanya saya, banyak yang sudah menyatakannya,” ujar Denny di akun Twitter miliknya pada Rabu (21/6/2023).

Tokoh-tokoh lain seperti Feri Amsari dan Zainal Arifin Mochtar juga sudah mengatakan bahwa pentersangkaan Anies merupakan skenario pamungkas Istana untuk menjegal Anies.

Terkait rumor dijadikannya Anies sebagai tersangka, Pendiri Lembaga Survei Cyrus Network Hasan Nasbi meyakini dugaan korupsi Formula E yang melibatkan Anies sebenarnya tidak ada.

“Di samping persoalan-persoalan yang misalnya dibidik ke soal Anies itu juga nggak ada barangnya menurut saya,” ujar Hasan Nasbi, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube pribadi pada Jumat (23/6/2023).

Pasalnya, penyelenggaraan ajang balapan mobil listrik Formula E sudah menjadi kontroversi sejak masih di tahap perencanaan. Sehingga, ia meyakini Anies sangat berhati-hati terkait hal tersebut apalagi terkait pendanaannya.

“Soal Formula E itu kan sudah menjadi kontroversi sejak rencana. Jadi saya yakin Anies hati-hati sekali dalam penyelenggaraan tersebut terutama soal dananya. Bukan soal penyelenggaraannya tapi soal pendanaannya saya yakin dia hati-hati sekali,” ujar Hasan Nasbi.

Apalagi, ia juga meyakini Anies sadar diri bahwa terpilihnya dia sebagai gubernur DKI Jakarta bisa dikatakan mewakili oposisi pemerintah sehingga tidak akan sengaja mencari keuntungan pribadi melalui Formula E.

Baca Juga: Dialami Kapal Selam Wisata Titanic, Apa Itu Catastrophic Implosion?

“Dan dia sadar dia naik jadi gubernur dengan status sebagai orang yang mewakili oposisi pemerintah pusat dan pasti laser sudah dibidik ke jidatnya dan itu nggak akan ada dengan sengaja lah untuk misalnya mencari cuan di sana mencari keuntungan pribadi di sana," ujar Hasan Nasbi.

Load More