/
Senin, 26 Juni 2023 | 03:40 WIB
Buni Yani mengunjungi rumah Pimpinan Pondok Pesantren Al-Barkah Kyai Haji Abdul Rosyid Syafii sebelum menunaikan ibadah salat Jumat. (Suara.com/Tyo)

Penggiat Media Sosial, Chusnul Chotimah membalas pernyataan kontroversial soal wali kota penghafal al-quran dari Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Buni Yani di Pemilu 2024.

Dirinya keheranan mengapa politikus tersebut secara  tiba-tiba ingin seseorang yang kuat dalam bidang agama guna menjadi wali kota di Depok.

Padahal Chusnul ingat betul bagaimana rekam jejak dari Buni Yani. Ia mengungkit bahwa beliau pernah mendukung sosok dari Prabowo Subianto. Diketahui sosok tersebut pernah diselimuti isu dirinya tak bisa membaca al-quran di Pilpres 2019.

"Orang mau jadi walikota diminta hapal Al-Qur'an, padahal kemarin dia dukung Prabowo yang ga hapal bacaan sholat untuk jadi presiden," ungkapnya melalui akun twitter pribadinya, dikutip Senin (26/6/2023).

Pendukung Kaesang Pangarep ini memberikan wejangannya untuk Buni Yani. Ia menilai sosok tersebut harus berkaca dulu akan sikapnya sebelum memberikan saran untuk masyarakat di Indonesia.

"Jualan agama tapi ga pernah ngaca, itulah kadrun @BuniYani," jelas dari Chusnul.

Sebelumnya, Buni Yani mematik kontroversi lewat cuitannya di media sosial. Dia menilai bahwa wali kota Depok idealnya merupakan seorang penghapal Al-quran.

"Idealnya walkot Depok adalah seorang penghapal Qur'an minimal juz 30 agar bisa menjadi imam shalat dengan bacaan yang lumayan. Tapi kalau tidak, ya janganlah mereka yang terang-terangan melanggar syariat seperti makan babi, tidak shalat, dllnya. Ini melecehkan warga Depok," ujarnya lewat kicauan di Twtter, Jumat (23/6/2023).

Load More