- Kiper keturunan Indonesia, Tony Kouwen, menarik perhatian karena sedang menjalani uji coba (trial) di klub sepak bola Atletico Madrid.
- Keluarga Kouwen, termasuk ibu Tony yang bintang reality show, pernah terekam dalam program yang menyoroti kehidupan nomaden Woonwagenkamp di Belanda.
- Tony memiliki ikatan Indonesia melalui kakek dari pihak ibu yang lahir di Bali, meskipun keluarganya menghadapi prasangka negatif di Belanda.
Suara.com - Kiper keturunan Indonesia, Tony Kouwen mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Hal ini lantaran Tony diketahui saat ini tengah trial di Atletico Madrid.
Tony memiliki seorang kakek dari pihak ibu yang lahir di Bali. Ibu Tony sendiri bukan sosok asing di industri hiburan Belanda.
Ibu Tony, Amilie Kouwen merupakan seorang bintang reality show di Belanda. Salah satu program reality show yang pernah dibintanginya dan membuat namanya melambung ialah Bij ons op het Kamp yang tayang di RTL5 pada November 2023.
Reality show ini mengangkat cerita kehidupan komunitas warga yang hidup nomaden dan tinggal di karavan.
Biasanya komunitas warga ini tinggal di lokasi yang disebut oleh orang Belanda, Woonwagenkamp.
Woonwagenkamp merupakan sebutan untuk lokasi hunian karavan di Belanda, yang menjadi bagian dari budaya nomaden tradisional.
Menariknya, Tony saat itu ikut serta dalma reality show tersebut. Tak hanya Tony dan ibunya, sang ayah serta dua adiknya, Pablo dan Lolita pun ikut serta.
“Semua langsung bersemangat. Tak lama kemudian, kru sudah berada di depan rumah untuk merekam kehidupan sehari-hari kami,” ungkap Corrina seperti dilansir dari Internetbode.nl
Di Belanda, sekitar 35.000 orang tinggal di lebih dari 1.100 kamp woonwagen. Sayangnya, komunitas ini kerap dipandang dengan prasangka negatif.
Baca Juga: Ayahnya Pernah Main di Piala Dunia, Pemain Muda Keturunan Indonesia Ini Terusir dari PSV
Ayah Tony, Toon Kouwen mengaku pernah merasakan diskriminasi sejak kecil. Bahkan semasa sekolah dasar, ia pernah diragukan masa depannya oleh seorang guru.
Namun kenyataan berbicara lain. Toon kini memiliki usaha yang berkembang, sementara Corrina mengelola salon kecantikan di dekat tempat tinggal mereka.
“Kami tidak ingin membuktikan siapa benar atau salah. Kami hanya ingin prasangka itu berkurang. Yang penting adalah saling menghormati,” tegas Toon.
Toon lahir dan besar di kamp Westlandse Langeweg, Steenbergen, sementara Corrina memiliki akar keluarga kamp di Leiden.
“Kami bangga dengan budaya kami. Kami ingin menunjukkan bagaimana kami hidup, bagaimana kami membesarkan anak-anak, dan bagaimana kami menikmati kebersamaan,” ujar Corrina.
Sementara Tony lahir di Belanda pada 4 Oktober 2009, Tony Kouwen kini baru berusia 16 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Akademi Persib Bandung Juara U-18, Rebut Tiket ke Soccer League All-Stars
-
Sumsel United Kampiun Edisi Pertama EPA Championship, ILeague Angkat Topi Kompetisi Lancar
-
Del Piero Puji Kenan Yildiz dan Bintang Muda Dunia: Fantasi Sepak Bola Italia Belum Mati
-
MU Putuskan Nasib Carrick, Sir Jim Ratcliffe Kasih Restu Kontrak Dua Tahun Disodorkan
-
Segampang Itu Pecundangi Liverpool: The Reds Telan 19 Kekalahan Kebobolan 52 Gol
-
Jerit Pemilik Hotel Jelang Piala Dunia 2026: Sepi Pengunjung Gegara Kebijakan Trump
-
7 Fakta Final Piala FA Chelsea vs Man City: Haaland Mandul, Kutukan The Blues
-
Kebakaran Jenggot! Menhan Israel Belingsatan Gegara Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina
-
Daftar Pemain Prancis di Piala Dunia 2026: Mewah Bikin Lawan Gemetar Jaminan Juara?
-
Usia Hanya Angka! Roberto Martinez Yakin Cristiano Ronaldo Menggila di Piala Dunia 2026