Penggiat Media Sosial, Eko Kuntadhi menyoroti kontroversi soal manuver turun membantu masyarakat dari Ganjar Pranowo di DKI Jakarta.
Hal tersebut menjadi polemik karena elite politikus itu dinilai telah melupakan kewajibannya melayani masyarakat di Jawa Tengah. Hal ini bukan tanpa alasan, bakal calon presiden ini beberapa waktu ini terlihat sibuk safari.
Eko heran dengan kritik yang datang atas hal tersebut, justru dirinya menyoroti bahwa ada perbedaan mencolok dalam hal menyelesaikan masalah dari Ganjar.
Ia mengungkit bagaimana masalah warga ibu kota yang mengeluh kepada sosok tersebut langsung mendapat tanggapan dari pemerintahan setempat
"Ada warga Jakarta mengeluh, Ganjar telepon Pemda DKI. Keluhannya bisa langsung diatasi. Masalah selesai," cuitnya melalui akun twitter pribadinya, dikutip Senin (26/6/2023).
Hal ini berbeda dengan safari dari Anies Baswedan. Eko mengatakan safari mantan menteri pendidikan itu tak menghadirkan solusi dan hanya menjadi sentimen politik. Ia bahkan mengatakan bahwa inilah bukti perbedaan level dari Ganjar dan Anies.
"Itu bedanya pemimpin dan tukang obat keliling," ungkapnya.
Sementara itu, Ganjar Pranowo sendiri sudah buka suara terkait dengan manuvernya ini. Ia mengatakan tak ada muatan politis dalam hal tersebut dan hanya menyambungkan keluhan dari masyarakat ke pemerintah setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya