Wali Kota Depok Mohammad Idris mengultimatum para kandidat calon wali kota (cawalkot) termasuk Kaesang Pangarep untuk hati-hati maju pemilihan kepala daerah (pilkada) Depok 2024 mendatang.
Idris menyebut, tiap-tiap kandidat yang akan menjadi wali kota Depok setidaknya memiliki dua kriteria.
Pertama, kata Idris, cawalkot harus memahami keunikan masyarakat Kota Depok yang cerdas dan kritis di antara kota metropolitan lainnya.
"Jadi kriteria yang pertama yang saya tawarkan jangan coba-coba jadi calon wali kota di Kota Depok kalau belum memahami tentang karakter Depok," katanya dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Selasa (27/6/2023).
"Saya kan sudah memberikan kriteria. Pokoknya Depok ini adalah pertama warganya cerdas-cerdas, warganya kritis-kritis, LSM-nya banyak terus macam-macam, jadi warga urban, yang memang tempatnya di kelilingi lima metropolitan ya," jelasnya.
Ia memberikan ciri masyarakat urban Kota Depok yang dimaksud. Idris menilai, warga di kotanya merupakan tempat berbaurnya banyak etnis, suku, agama, hingga pekerjaan.
"Beda orang Betawi di sini dengan orang Jawa walaupun di Depok banyak orang Jawa. Orang Jawa di Depok sudah berinteraksi dengan masyarakat urban," tuturnya.
Kriteria kedua yang diajukan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu adalah bekerja sepenuh hati kepada warga Kota Depok jika terpilih menjadi wali kota.
"Yang kedua kriteria, kalau sudah jadi wali kota, dia kerja untuk warga masyarakat Kota Depok," terangnya.
"Artinya, sebagai calon wali kota kalau sudah jadi wali kota itu sebagai pemimpin rakyat, bukan pekerja partai," pungkas Idris.
Sementara itu, meskipun diberi ultimatum langsung oleh Wali Kota Depok, Kaesang ternyata mendapat banyak dukungan.
Relawan Sahabat Kaesang atau SAKA yang diketuai Yopi Setiabudi mengatakan bahwa SAKA mendeklarasikan diri pada Senin (26/6/2023).
"Perlu kami sampaikan bahwa yang duduk disini merupakan inisiator. Berdirinya Relawan Sahabat Kaesang (SAKA) di mana para ketua, pengurus dan anggota-anggota di Relawan SAKA adalah merupakan para relawan militan dari Organ Pendukung Ganjar yang ada di kota Depok," katanya dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Selasa (27/6/2023).
Yopi menyebut, putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan warna baru dalam politik di Kota Depok yang selama ini didominasi PKS.
"Tujuan kami untuk meramaikan peta politik di Kota Depok, yang selama ini di 'Denominasi' oleh PKS, dan dengan munculnya nama mas Kaesang dalam Cawalkot Depok akan merubah warna politik di kota Depok," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Mengapa Anak di Bawah Umur Masih Bisa Masuk Tempat Hiburan Malam di Pontianak?
-
Bupati Tegaskan Karawang Anti Gay, Dedi Mulyadi Dorong Tindakan Nyata di Lapangan
-
5 Fakta Mengapa Persija Memilih Shin Tae yong, Nomor 3 Paling Ditunggu Jakmania
-
6 Fakta Miris Penyerangan Basecamp Viking Kragilan Serang
-
Kasus Bocah Jasinga Tewas Diserang Anjing, Polisi Tetapkan Pemilik Berinisial Y
-
Sikapi Pesta LGBT Karawang, Dedi Mulyadi Gagas Pembinaan di Barak Militer
-
Apa Itu Jakarta Urban Knowledge Hub? Inisiatif yang Disiapkan untuk Masa Depan Jakarta
-
Biang Kerok Polusi Udara di Tangerang
-
Viral Pesta Gay di Karawang, Polda Jabar Tetapkan 3 Tersangka Terkait Video Cabul