Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan klarifikasi terkait proyek Sodetan Ciliwung yang dinilai tidak dilanjutkan di masa pemerintahannya.
Anies kerap dianggap membuat mangkrak proyek yang digagas Joko Widodo (Jokowi) sewaktu menjadi Gubernur DKI Jakarta, salah satunya proyek Sodetan Ciliwung.
Usai Anies lengser dan digantikan oleh Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang notabene orang pilihan Jokowi, barulah ada anggapan proyek-proyek Jokowi sebelumnya kembali berjalan.
Menanggapi hal tersebut, Anies mengatakan bahwa proyek Sodetan Ciliwung telah mandek bertahun-tahun ketika dirinya terpilih menjadi gubernur di tahun 2017 silam. Bahkan proyek tersebut tidak memiliki status.
“Sodetan Ciliwung itu mandek bertahun-tahun ketika saya mulai bertugas di 2017 proyek itu nggak ada statusnya. Berhenti,” ujar Anies di acara Kick Andy – Dosa dosa Anies yang tayang di kanal YouTube Metro TV, dikutip Suara Liberte pada Selasa (27/6/2023).
Anies kemudian menceritakan bahwa awalnya dia sempat dilarang untuk ke Kampung Bindara China karena warga marah terhadap Pemprov DKI Jakarta.
“Kemudian ketika saya datang ke kampung Bindara China, pada waktu semua bilang ‘jangan Pak datang ke sana itu warga marah sama Pemprov’,” ujarnya.
Namun, Anies tetap mendatangi kampung tersebut hanya dengan membawa satu stafnya pada jam 10 malam. Saat dia datang, warga memang marah kepadanya namun Anies menegaskan bahwa tujuan dari kedatangannya adalah mencari solusi.
Setelah menerima keluhan dan berbicara dengan warga, akhirnya proyek Sodetan Ciliwung bisa dilanjutkan dengan adanya pengukuran tanah kemudian dilanjutkan dengan pembebasan lahan. Padahal sebelumnya siapapun pejabat pemerintah pasti akan disambut menggunakan parang.
Baca Juga: Puput Ditipu Rp 80 Juta Demi Jadikan Chika Artis, Doddy Sudrajat: Dia Beli Peran
“Itu terjadi ketika saya bertugas dan saya bicara dengan warga. Saya mendatangi warga. Sebelumnya kalau lurah datang kalau camat datang disambut pakai parang, Bang. Boleh dicek itu,” ujar Anies.
Berita Terkait
-
Kemiripan Gaya Blusukan Ganjar Pranowo dengan Jokowi Jelang Pilpres yang Tuai Kontroversi
-
PDIP Sayangkan Monolog Butet Diduga Sindir Anies dan Prabowo, Loyalis Anies: Lihat Hasilnya, Justru Si Buset Sendiri yang Terhina
-
SBY Minta Jokowi Tak Tersangkakan Anies Meski Tidak Suka, Chusnul Chotimah: Itulah Kenapa Saya Ga Mau Dukung Anies Atau Prabowo
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
MotoGP Belanda 2026: Marc Marquez Incar Hattrick, Pecco Punya Misi Terakhir
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan