/
Selasa, 27 Juni 2023 | 12:52 WIB
Anies Baswedan (Istimewa)

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan klarifikasi terkait proyek Sodetan Ciliwung yang dinilai tidak dilanjutkan di masa pemerintahannya.

Anies kerap dianggap membuat mangkrak proyek yang digagas Joko Widodo (Jokowi) sewaktu menjadi Gubernur DKI Jakarta, salah satunya proyek Sodetan Ciliwung.

Usai Anies lengser dan digantikan oleh Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang notabene orang pilihan Jokowi, barulah ada anggapan proyek-proyek Jokowi sebelumnya kembali berjalan.

Menanggapi hal tersebut, Anies mengatakan bahwa proyek Sodetan Ciliwung telah mandek bertahun-tahun ketika dirinya terpilih menjadi gubernur di tahun 2017 silam. Bahkan proyek tersebut tidak memiliki status.

“Sodetan Ciliwung itu mandek bertahun-tahun ketika saya mulai bertugas di 2017 proyek itu nggak ada statusnya. Berhenti,” ujar Anies di acara Kick Andy – Dosa dosa Anies yang tayang di kanal YouTube Metro TV, dikutip Suara Liberte pada Selasa (27/6/2023).

Anies kemudian menceritakan bahwa awalnya dia sempat dilarang untuk ke Kampung Bindara China karena warga marah terhadap Pemprov DKI Jakarta.

“Kemudian ketika saya datang ke kampung Bindara China, pada waktu semua bilang ‘jangan Pak datang ke sana itu warga marah sama Pemprov’,” ujarnya.

Namun, Anies tetap mendatangi kampung tersebut hanya dengan membawa satu stafnya pada jam 10 malam. Saat dia datang, warga memang marah kepadanya namun Anies menegaskan bahwa tujuan dari kedatangannya adalah mencari solusi.

Setelah menerima keluhan dan berbicara dengan warga, akhirnya proyek Sodetan Ciliwung bisa dilanjutkan dengan adanya pengukuran tanah kemudian dilanjutkan dengan pembebasan lahan. Padahal sebelumnya siapapun pejabat pemerintah pasti akan disambut menggunakan parang.

Baca Juga: Puput Ditipu Rp 80 Juta Demi Jadikan Chika Artis, Doddy Sudrajat: Dia Beli Peran

“Itu terjadi ketika saya bertugas dan saya bicara dengan warga. Saya mendatangi warga. Sebelumnya kalau lurah datang kalau camat datang disambut pakai parang, Bang. Boleh dicek itu,” ujar Anies.

Load More