"Sekarang PR kita adalah memilih pemimpin yang tepat," tegasnya.
Eko Kuntadhi menjelaskan bahwa jika salah dalam memilih pemimpin di kondisi saat ini, hal itu seperti menyia-nyiakan potensi terbaik bangsa.
"Memilih pemimpin yang salah dalam kondisi kritis kayak gini, ini sama saja kita tidak memanfaatkan potensi terbaik bangsa ini untuk bergerak maju," jelasnya.
Adapun Eko Kuntadhi terus mewanti-wanti agar memilih pemimpin yang tepat demi kemajuan negeri ini.
"Karena kalau salah kita pilih pemimpin kita tidak bisa memanfaatkan peluang emas, memanfaatkan bonus demografi, memanfaatkan potensi terbesar bangsa untuk bergerak lebih maju. Jadi sekali lagi ini PR kita sebagai bangsa," tandasnya.
Sementara itu, Jokowi sebelumnya menyinggung soal kepemimpinan itu ibarat tongkat estafet, bukan justru meteran pom bensin.
"Kepimpinan ibarat tongkat estafet. Selagi kepimpinan itu seperti tongkat estafet bukan meteran pom bensin. Kalau meteran pom bensin itu pak dimulai dari nol ya, tunjukkan ini," kata Jokowi dalam sambutannya pada peluncuran Indonesia Emas 2045 yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.
Kepemimpinan meteran pom bensin, kata Jokowi, diibaratkan maju mundur. Bahkan, maju mundurnya kepemimpinan bisa diibaratkan seperti senam poco-poco.
"Apakah kita mau seperti itu? Enggak, ndak kan. Masa kaya meteran pom bensin, mestinya kalau sudah TK SD SMP kepemimpinan berikutnya masuk SMA universitas. Nanti kepemimpinan berikutnya masuk ke S2 S3 mestinya seperti itu. Tidak maju mundur poco poco," imbuhnya.
Baca Juga: Rilis Lagu Kolaborasi, Choi Ye Na Ungkap Kemiripannya dengan Yuqi (G)I-DLE
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kejutan Undian Pesirah Bank Sumsel Babel, Nasabah Muara Rupit Sukses Boyong Toyota Rush
-
Kejagung Periksa Kajari Pagaralam, Ini 5 Fakta Sebenarnya di Balik Isu OTT
-
Sisa THR Cuma 2 Jutaan? Ini 7 HP Gaming Murah Terbaik untuk Isi Waktu Luang
-
Di Balik Cekcok dengan Wabup, Ternyata Segini Total Kekayaan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya
-
Duel Cushion Viral: Somethinc vs Skintific, Mana yang Tahan Seharian Tanpa Luntur Saat Balik Ngantor
-
Lewat Statistik Akhir, Timnas Indonesia Ternyata Dominan Atas Bulgaria
-
Profil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya: Pewaris Dinasti Besar Viral Usai 'Semprot' Wakilnya Mantan Napi
-
3 Pemain Timnas Indonesia Paling Berpengaruh di Laga Kontra Bulgaria
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cekcok Soal Tarif 'Layanan' di Bandar Lampung Berujung Maut, Dua Perempuan Jadi Korban