Suara.com - Belakangan ini, akun TikTok @wartainformasi1 mengunggah sebuah video yang narasinya menyebutkan bahwa Presiden FIFA mengecam Lionel Messi karena tak bersedia bertanding melawan Timnas Indonesia.
Narasi semacam ini sudah muncul pada bagian awal video. Akun TikTok @wartainformasi1 menyelipkan sebuah tulisan yang menyebut bahwa Presiden FIFA mengecam Lionel Messi karna tak bertanding bersama Timnas Argentina.
Momen ini terjadi ketika Indonesia dan Argentina berjumpa pada FIFA Matchday periode Juni 2023 yang saat itu berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan.
“Presiden FIFA kecam Messi karena tidak mau bertanding dengan Indonesia. Ini adalah masalah serius bagi Timnas Argentina,” bunyi tulisan yang disematkan akun TikTok @wargainformasi1 pada video unggahannya tersebut.
Lantas, benarkah Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan kecaman kepada Lionel Messi karena tak bersedia bertanding melawan Timnas Indonesia? Berikut ulasannya.
PENJELASAN
Jika menelusuri keseluruhan isi video yang berdurasi 1:26 menit ini, akun TikTok @wartainformasi1 menyelipkan sebuah potongan video yang memperlihatkan Gianni Infantino tengah berbicara dengan bahasa Italia.
Dalam narasi subtitle yang disajikan, Gianni Infantino menyebut bahwa pihaknya sudah memberikan peringatan kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) karena Lionel Messi enggan bertanding.
“Kami dari FIFA sudah datang berkunjung ke sana (Kantor AFA). Sudah banyak yang saya bicarakan dengan asosiasi AFA terutama permasalahan saat ini,” tulis subtitle dalam video tersebut.
“Saya sangat kecewa dengan pemain ini (Lionel Messi). Saya sudah katakan pada Presiden AFA jika pemain terus-terusan egois jangan salahkan saya jika tim ini (Argentina) dipandang jelek kancah sepak bola dunia.”
Melalui penelusuran, sebetulnya tidak ada sama sekali pernyataan Gianni Infantino yang berisi kecaman untuk Lionel Messi. Besar kemungkinan, subtitle dalam video tersebut dimanipulasi oleh kreatornya.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa narasi yang diunggah oleh akun TikTok @wartainformasi1 soal kecaman Presiden FIFA kepada Lionel Messi tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.
Narasi semacam ini dapat dikategorikan sebagai hoaks dan informasi yang menyesatkan. Sebab, subtitle dalam video tersebut telah dimanipulasi oleh kreator video tersebut karena tak mencerminkan arti sesungguhnya dari Gianni Infantino.
(Penulis: Muh Faiz Alfarizie)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?