Bola / Bola Indonesia
Selasa, 31 Maret 2026 | 22:53 WIB
Pemain Timnas Indonesia dan ofisial tim berfoto bersama usai melawan Bulgaria pada pertandingan final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bar]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia kalah tipis 0-1 dari Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di GBK.
  • Gol penalti tunggal Marin Petkov pada menit ke-38 menjadi penentu kemenangan Bulgaria tersebut.
  • Indonesia mendominasi statistik penguasaan bola (71%) dan akurasi umpan (86%) meskipun kalah skor.

Suara.com - Kekalahan Timnas Indonesia dari Timnas Bulgaria di final FIFA Series 2026 menyimpan fakta menarik.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Indonesia kalah tipis 0-1.

Gol penalti Marin Petkov pada menit ke-38 jadi pembeda.

Hasil ini membuat Indonesia harus puas sebagai runner-up.

Namun jika melihat statistik, Indonesia justru tampil dominan.

Sepanjang laga, Bulgaria lebih banyak tertekan oleh permainan Garuda.

Meski begitu, Bulgaria bermain lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Dari sisi tembakan, Bulgaria mencatat sembilan percobaan.

Empat di antaranya mengarah ke gawang dan satu berbuah gol.

Baca Juga: Dampak Polemik Paspor, Dean James Diparkir dari Latihan Go Ahead Eagles

Sementara Indonesia mencatat enam tembakan sepanjang pertandingan.

Hanya satu yang tepat sasaran, menjadi bukti kurang tajamnya lini depan.

Meski kalah dalam jumlah tembakan, Indonesia unggul penguasaan bola.

Garuda mencatat 71 persen penguasaan, jauh di atas Bulgaria.

Akurasi umpan juga sangat impresif dengan angka 86 persen.

Indonesia mencatat 491 umpan sukses dari total 572 percobaan.

Load More