/
Kamis, 29 Juni 2023 | 18:30 WIB
Jakarta International Stadium (JIS) (Instagram/@dkijakarta)

Penggiat Media Sosial, Yusuf Dumdum menyoroti langkah pemerintah yang menginginkan agar dijalankannya renovasi terhadap Jakarta International Stadium (JIS).

Hal ini menyusul adanya kemungkinan dari bangunan tersebut untuk menjadi venue alias tempat dari gelaran bergengsi yakni Piala Dunia U-17.

Namun rupanya wacana renovasi tersebut tak disambut baik oleh sebagian masyarakat, banyak yang mengaitkan hal tersebut dengan politik jelang Pilpres 2024. Inilah yang membuat heran Yusuf.

Ia mengungkapnya bagaimana bangunan tersebut nyatanya memang perlu renovasi walau biaya pembangunannya sudah memakan sampai triliunan rupiah.

"Bangun JIS ngutang pemerintah pusat sampa 2,4 trliunan, tp hasilnya masih blm sesuai standar. Dari 4 pintu masuk cuma 1 yg fungsi. Area parkir juga parah," ungkapnya melalui akun twitter @yusuf_dumdum, dikutip Kamis (29/6/2023).

Dirinya menyindir mereka yang tak mendukung renovasi tersebut, ia yakin kelompok itu sama dengan kelompok pendukung dari Anies Baswedan. Mantan menteri pendidikan itu diketahui merupakan sosok yang menjadi otak pembangunan dari JIS.

"Giliran mau direnovasi biar aman bagi penonton malah buzzer Abas ngamuk-ngamuk. Dungu kok dipupuk," sindirnya.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengatakan renovasi akan dilakukan di JIS. Hal ini sesuai instruksi presiden yang ingin melihat stadion itu memenuhi standar.

"Saya akan mengunjungi JIS dalam waktu dekat ini karena memang Bapak Presiden juga menginginkan JIS direnovasi sesuai standar," kata Dito di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (28/6).

Load More