Politikus Partai NasDem, Effendy Choirie atau Gus Choi, mengungkapkan hal terkait Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang tampaknya membuat NasDem ragu untuk mengusungnya menjadi bakal calon wakil presiden untuk Anies Baswedan.
Seperti diketahui, AHY bisa dikatakan menjadi salah satu kandidat kuat bakal calon wakil presiden untuk Anies Baswedan yang diusung oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Gus Choi mempertanyakan kekuatan yang dimiliki AHY, salah satunya yaitu menggaet suara generasi milenial agar memilih Anies Baswedan.
Menurutnya, tanpa AHY sekalipun mantan Gubernur DKI Jakarta itu sudah dianggap menarik di mata generasi milenial.
“Kalau mau bikin kekuatan baru, apalagi yang mau ditarik wong milenial suda ada massa Mas Anies di sini,” ujar Gus Choi di Podcast Akbar Faizal Uncensored, dikutip Suara Liberte pada Jumat (30/6/2023).
Pasalnya, AHY dianggap tidak bisa menyamai kekuatan SBY yang tak tertandingi di Pilpres 2004 dan 2009 silam yang bisa menang tanpa bantuan organisasi masyarakat tertentu.
“Kalau nyontoh Pak SBY tempo dulu tanpa NU tanpa yang lain dia Pak SBY pada saat itu memang luar biasa tak tertandingi. Apakah Mas AHY sekarang ini sama seperti Pak SBY tempo dulu? Tidak,” ujar Gus Choi.
Kendati tidak bisa menyamai kekuatan SBY temp dulu, kader Partai NasDem ini tak memungkiri bahwa AHY adalah kader Partai Demokrat yang luar biasa.
“Jadi jangan menyamakan anaknya seperti bapaknya dulu. Itu jauh banget. Tapi Mas AHY adalah kader yang luar biasa seperti Bang Akbar,” ujar Gus Choi.
Baca Juga: Sufmi Dasco Kunjungi Sejumlah Tenda Jemaah Haji di Mina, Ini Temuannya
Gus Choi juga menegaskan bahwa dirinya tidak memojokkan AHY seperti anggapan yang selama ini disematkan kepada Partai NasDem. “Jangan kemudian menanggapi seolah-olah saya memojokkan Mas AHY. Nggak benar itu,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Menpora Sebut Presiden Jokowi Ingin JIS Direnovasi Sesuai Standar, Pengamat Curigai Ada Kesengajaan Rusak Reputasi Anies
-
Tak Usah Larang Anies Baswedan Jadi Presiden Indonesia, Ade Armando: Dia Itu Serupa Ganjar dan Prabowo
-
Lewat Surat Terbuka, Presiden Jokowi Diminta Merestui Pencapresan Anies Baswedan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai