Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu mengomentari perihal pesawat-pesawat sewa milik asing yang berseliweran di Indonesia.
Hal tersebut disoroti Pemerhati Penerbangan, Alvin Lie. Alvin menyebut ada pesawat-pesawat asing yang tidak memiliki kode registrasi negara namun berseliweran melayani penerbangan domestik selama berbulan-bulan.
Imbas dari hal tersebut adalah risiko kerugian dari sisi pendapatan pajak. Melalui akun Twitter miliknya yaitu @alvinlie21, Alvin membagian foto sejumlah pesawat jet yang terparkir di apron Bandara Halim Perdanakusuma.
Dalam keterangan fotonya, Alvin menyebut banyak pesawat dengan kode registrasi T7 dan N yang berdomisili di bandara tersebut.
Kode registrasi T7 menandakan pesawat tersebut teregistrasi di San Marino, sementara kode N menandakan pesawat teregistrasi di Amerika Serikat. Padahal, seharusnya pesawat-pesawat yang beroperasi di Indonesia memiliki kode registrasi PK.
Alvin menjelaskan bahwa berdasarkan data yang didapatkannya yaitu sekitar 30 pesawat berkode registrasi asing terparkir di bandara tersebut dan disewa dalam jangka panjang untuk melayani rute-rute domestik di Indonesia. Tentu saja hal itu menyalahi peraturan hukum di Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Said Didu mengatakan hal tersebut merupakan ‘perselingkuhan’ dan ada pihak yang harus bertanggung jawab untuk hal tersebut.
Adapun pihak yang dimaksud yaitu Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negera, dan Kementerian Perhubungan.
“Harus ada yg bertanggung jawab atas "perselingkuhan" yg terjadi, antara lain : Kemenhan, Kemenkeu, Kemenlu, Kemenhub,” ujar Said Didu, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @msaid_didu pada Jumat (30/6/2023).
Baca Juga: Perempuan WNI Diduga Korban TPPO Tak Digaji hingga Dilecehkan Anak Majikan di Arab Saudi
Ia mencurigai adanya bisnis di balik penyimpangan tersebut dan menantang pemerintah untuk tegas terhadap pihak asing dan konglomerat.
“Kalau terhadap rakyat kita sangat tegas tapi thdp konglomerat dan asing menjadi letoy. Adakah "bisnis" dibalik ini ?” ujar Said Didu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN