- Amerika Serikat meningkatkan aktivitas militer dengan mengerahkan pesawat angkut dan tanker dari Eropa menuju Timur Tengah pada 2 Mei 2026.
- Pengerahan armada militer tersebut dilakukan sebagai respons atas memanasnya konflik serta blokade maritim yang terjadi di Selat Hormuz.
- Upaya diplomasi melalui gencatan senjata belum membuahkan hasil kesepakatan permanen sehingga ketegangan antara Washington dan Iran masih terus berlangsung.
Suara.com - Aktivitas militer Amerika Serikat (AS) menuju kawasan Timur Tengah terpantau mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.
Lonjakan ini terjadi di tengah ketegangan yang belum mereda antara Washington dan Iran, setelah proses diplomasi untuk menghentikan konflik belum mencapai hasil.
Berdasarkan analisis data penerbangan oleh Anadolu Agency menggunakan platform FlightRadar24, ditemukan adanya pergerakan tidak biasa pesawat militer AS dari pangkalan di Eropa menuju wilayah Timur Tengah pada 2 Mei 2026.
Mayoritas armada yang terdeteksi terdiri dari pesawat angkut militer serta pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara.
Di antaranya adalah C-17A Globemaster III yang mampu membawa sekitar 77 ton logistik dan hingga 100 personel.
Selain itu, pesawat angkut terbesar milik Angkatan Udara AS, Lockheed C-5M Super Galaxy juga tercatat beroperasi dengan kapasitas muatan mencapai 127 ton.
Pesawat tanker Boeing KC-46 Pegasus turut digunakan untuk mendukung operasi logistik dan mobilitas strategis.
Laporan tersebut menyebutkan sedikitnya 12 pesawat angkut militer sedang dalam perjalanan menuju Timur Tengah dengan beberapa di antaranya lepas landas dari pangkalan di Jerman.
Selain itu, pesawat tanker Boeing KC-135 Stratotanker juga terlihat aktif dengan setidaknya empat unit beroperasi di sekitar wilayah Israel dan kawasan sekitarnya.
Baca Juga: IHSG di Zona Hijau, Ini Faktor Utama Penopang Penguatan Bursa Hari Ini
Tidak hanya itu, pesawat intelijen jenis Boeing RC-135W Rivet Joint juga terdeteksi menjalankan misi di dekat wilayah Bahrain, menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pengawasan.
Sejumlah pesawat lain yang berangkat langsung dari AS bahkan dilaporkan belum memiliki tujuan yang terkonfirmasi.
Situasi ini terjadi di tengah konflik yang memanas sejak akhir Februari lalu. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran memicu dampak besar terhadap jalur distribusi energi dunia.
Sebagai respons, AS memberlakukan blokade maritim terhadap Iran di jalur strategis tersebut.
Upaya meredakan konflik sempat dilakukan melalui gencatan senjata dua minggu yang diumumkan pada 7 April dengan mediasi Pakistan, dilanjutkan perundingan di Islamabad pada 11 April.
Namun, negosiasi tersebut belum menghasilkan kesepakatan permanen.
Presiden Donald Trump kemudian memperpanjang masa gencatan senjata tanpa batas waktu baru, atas permintaan mediator.
Hingga kini, jalur diplomasi masih terus diupayakan meski belum menunjukkan tanda-tanda kesepakatan baru.
Berita Terkait
-
Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata
-
AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah
-
Proposal Iran Desak Penarikan Pasukan AS dan Pencabutan Blokade Selat Hormuz
-
Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius
-
Donald Trump Kerahkan Militer AS Kawal Kapal Sipil di Selat Hormuz Mulai Senin Pagi Ini
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas