Suara.com - Polri menemukan warga negara Indonesia (WNI) korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dilecehkan oleh anak majikannya di Arab Saudi. Tak hanya dilecehkan korban juga tidak diberi upah atau gajih sesuai dengan kesepakatan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan hal ini berdasar hasil temuan Satgas TPPO Polri. Korban perempuan WNI tersebut berinisial RS.
"Korban mendapatkan pelecehan seksual oleh anak majikannya dan tidak diberikan hak atau gajinya dengan penuh atau diberikan setengah gaji yang dijanjikan," kata Ramadhan kepada wartawan, Jumat (30/6/2023).
Berdasar hasil penyelidikan awal, lanjut Ramadhan, korban diberangkatkan oleh salah satu agen pekerja migran ke Arab Saudi untuk menjadi asisten rumah tangga.
"Polri menemukan dugaan TPPO pada seorang korban bernama saudari RS yang diberangkatkan oleh agen pekerja migran untuk bekerja di negara Arab Saudi," katanya.
Dalam kasus TPPO Polri mengklaim telah menangkap dan menetapkan 668 tersangka. Sedangkan 1.861 korban berhasil diselamatkan oleh Satgas TPPO Polri dalam kurun waktu 5 hingga 28 Juni 2023.
"Modus yang dilakukan adalah Pekerja Migran Legal (PMI)/ Pembantu Rumah Tangga (PRT) sebanyak 412, ABK sebanyak 9, PSK sebanyak 167 dan eksploitasi Anak sebanyak 41," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Liga Arab Saudi Makin Mengerikan Nih! 5 Pemain Eropa Mulai Merapat, Bakal Kalahkan Pamor Liga Inggris dan Italia?
-
Marcelo Brozovic Gabung Al Nassr, Klub Cristiano Ronaldo Makin Ngeri di Liga Arab Saudi
-
5 Pemain Top yang Resmi Main Bareng Cristiano Ronaldo di Liga Arab Saudi, Salah Satunya Digaji Rp3,1 Triliun
-
Usman Arshad: Mahasiswa Pakistan Jalan Kaki 4 RIbu Kilometer untuk Naik Haji
-
Anies Baswedan Dan Ganjar Pranowo Ibadah Haji atas Undangan Raja Arab, Prabowo Subianto Enggak?
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!