Pengamat Politik Rocky Gerung menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan seniman Butet Kartaredjasa untuk dijadikan sebagai pemujaan terhadap dirinya.
Diketahui, Butet melontarkan monolog dalam acara peringatan Bulan Bung Karno yang diadakan PDIP pada Sabtu, 24 Juni 2023.
Namun, monolog tersebut diduga untuk menyindir bakal calon presiden yang bukan berasal dari PDI Perjuangan (PDIP) Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.
Menanggapi monolog tersebut, Rocky menyebut monolog Butet merupakan pesanan karena merendahkan pihak lain.
“Bahkan budayawan atau seniman itu disuruh untuk untuk jadi pemujaan Jokowi kan. Itu yang dikritik orang juga, bikin puisi saja harus dipesan supaya memuji-muji Jokowi atau merendahkan orang lain,” ujar Rock di kanal YouTube pribadinya, dikutip Suara Liberte pada Jumat (30/6/2023).
Bahkan, karena perilaku Presiden Jokowi tersebut, Rocky menyinggung kualitas kehidupan budaya bangsa yang menurun.
“Bayangkan misalnya budayawan atau seniman yang seharusnya menuntun aspek kultural bangsa ini aspek artistik, justru bisa buzzer itu. Buzzer-buzzer inpres termasuk budayawan-budayawan Inpres,” ujarnya.
Ahli ilmu filsafat ini kemudian menyinggung perihal cawe-cawe politik yang dilakukan Presiden Jokowi karena ada kekhawatiran dirinya usai tidak lagi menjabat.
Berikut monolog yang dibacakan Butet:
Baca Juga: 4 Hal yang Harus Kamu Biasakan Sebelum Tidur di Malam Hari
Di sini semangat meneruskan, di sana maunya perubahan. Oh begitulah sebuah persaingan. Di sini nyebutnya banjir, di sana nyebutnya air yang markir. Ya, begitulah kalau otaknya pandir.
Pepes ikan dengan sambel terong, semakin nikmat tambah daging empal. Orangnya diteropong KPK karena nyolong, eh lha kok, koar-koar mau dijegal.
Jagoan Pak Jokowi rambutnya putih, gigih bekerja sampai jungkir balik. Hati seluruh rakyat Indonesia pasti akan sedih jika kelak ada presiden hobinya kok menculik.
Cucu komodo mengkeret jadi kadal, tak lezat digulai biarpun pakai santan. Kalau pemimpin modalnya cuman transaksional, dijamin bukan tauladan kelas negarawan.
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Disindir Karena Sok-sokan Mau Renovasi JIS, Proyek Bandara Kertajati Hingga Kereta Cepat Disorot: Mestinya
-
Buzzer Anies Disindir Karena Ngamuk-ngamuk JIS Mau Direnovasi Presiden Jokowi: Dungu Kok Dipupuk
-
Soal Renovasi JIS, Menterinya Jokowi Diminta Berpikir Dua Kali: Uangnya Mending Dikasih Buat Orang Miskin
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar