Putra presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep mengaku akan memberantas para tuyul ketika dirinya terpilih sebagai wali kota Depok.
Ucapan itu ternyata dimaknai oleh Relawan Depok Kaesang Menang (Sang Menang) bukan sebagai makhuk halus tak kasat mata.
Namun, tuyul yang dimaksud oleh Kaesang adalah makhluk meresahkan yang mengambil uang rakyat dan merugikan warga hingga pelaku kekerasan seksual.
Dalam diskusi Relawan Sang Menang yang digelar di Sawangan, Depok, Minggu (2/7/2023), diajukan delapan kriteria tuyul yang wajib dibasmi oleh Kaesang.
"Tangkap 8 tuyul Depok! Pelaku kekerasan seksual, sindikat prostitusi anak, tukang gusur sekolah, pembuat kebijakan intoleran, pemain program dan anggaran, perusak lingkungan, mafia tanah dan maling setu, serta pengutip retribusi ilegal," tulis pernyataan Relawan Sang Menang, dikutip Liberte Suara, Senin (3/7/2023).
Sementara itu politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo memberikan respons positif terhadap wacana tersebut.
Ia mengaku akan mendukung Kaesang memberantas tuyul karena memang banyak tuyul yang meresahkan dan merugikan warga Depok.
"Dukung Mas @kaesangp berantas tuyul-2 Kota Depok ... karena selama ini memang banyak 'tuyul' yang meresahkan dan merugikan warga Depok," cuitnya dalam akun Twitter pribadinya, @sigitwid.
Baca Juga: Sandiaga Uno Sampai Kenalkan Ganjar Pranowo ke Pejabat Kerajaan Arab Saudi, Ada Apa?
Berita Terkait
-
Soal Kaesang Pangarep Maju Wali Kota Depok, Loyalis Anies Bongkar Hal yang Bisa Lumpuhkan Power Dinasti Politik Jokowi
-
Kader PSI Ungkap Optimisme Kaesang Tuntaskan Masalah-masalah di Depok
-
Berebut Depok Pertama, Kaesang Pangarep Harus Siap Adu Mekanik Lawan Budi Hartono: Gerakan Rakyat Vs Power Dinasti
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Telepon PLN 123 Apakah Gratis? Cara Lapor Pemadaman Listrik yang Sering Terjadi
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
Mulai dari 50 Ribuan! 5 Pilihan Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berjerawat
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu