Politikus Partai Golkar, Andi Sinulingga menyoroti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyebutkan bahwa santernya soal anak presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangerap untuk maju di Pilwalkot Depok 2024 mendatang, bukanlah suatu ancaman.
PKS bahkan menyiapkan anak sopir taxi yakni, Ketua DPD PKS Depok, Imam Budi Hartono untuk melawan Kaesang Pangarep.
Hal itu ditanggapi Andi Sinulingga melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, loyalis Anies Baswedan ini tampak setuju dengan reaksi dari PKS.
Andi Sinulingga juga menegaskan bahwa PKS memang harus santai menanggapi terkait Kaesang Pangarep yang disebutnya sebagai anak penguasa negara.
"Gitu dong, santai aja nanggepin anak penguasa negara, orang kaya yang ingin jadi wali kota di Depok," ujar Andi Sinulingga dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @AndiSinulingga, Senin (3/7).
Lebih lanjut, Andi Sinulingga juga menyebutkan hal yang bisa melawan kekuatan dinasi politik Jokowi yakni dengan gerakan dari rakyat.
"Tinggal siapkan lawannya nanti, lawannya dari orang-orang biasa aja. Bisa jadi gerakan rakyat biasa melawan power dinasti Jokowi," tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPW Haru Suandharu diketahui menegaskan bahwa Kaesang Pangarep bukanlah suatu ancaman, tapi justru menjadi penyemangat untuk para kader PKS di Depok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Lebih dari Sekadar Teror, Tumbal Proyek Hadirkan Plot Twist, Thriller, dan Gore Mencekam
-
Galaxy S25 Ultra Bisa Ditukar Gratis ke S26 Series, Ini Cara dan Syaratnya
-
Saat Opini Media Sosial Dianggap Lebih Valid dari Sains: Selamat Datang di Era Matinya Kepakaran
-
Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia
-
Hadapi Persiku, Kendal Tornado FC Diperkuat Tambahan Dua Amunisi Eks Timnas Indonesia
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Tasya Farasya Ungkap Alasan Pakai Baju Kuning saat Sidang Cerai, Awalnya Siapkan Abu-Abu