Relawan Ganjar Pranowo, Chusnul Chotimah, menyinggung soal lawan politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menurutnya tidak tahu malu.
Sejumlah fakta menunjukkan bahwa lawan politik Presiden Jokowi memang tidak tahu malu. Misalnya, Partai NasDem dan Prabowo Subianto.
Presiden Jokowi membiarkan NasDem berada di kabinetnya meski partai itu mengusung Surya Paloh. Sementara itu, Prabowo juga dinilai memanfaatkan nama dan foto Presiden Jokowi.
“Membiarkan Nasdem dikabinet padahal sudah mendukung Anies. Membiarkan prabowo memanfaatkan nama dan fotonya padahal partainya mencalonkan Ganjar,” ujar Chusnul, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Senin (3/7/2023).
Menurutnya, Presiden Jokowi sengaja melakukan hal tersebut untuk menunjukkan betapa tidak tahu malunya lawan politik Presiden Jokowi.
“Kenapa pak Jokowi melakukan itu? Biar seluruh rakyat Indonesia tau betapa ga tau malunya lawan politik Jokowi selama ini,” sambungnya.
Contoh lainnya terlihat dari menteri dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang dibiarkan tetap berada di kabinet tetapi malah mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019 silam.
“Seperti dulu PAN, sdh diterima gabung malah dukung Prabowo di 2019, pak Jokowi juga membiarkan, hingga akhirnya menteri PAN memilih mundur,” ujar Chusnul.
Karena alasan tersebut lah, pegiat media sosial ini tidak pernah memprotes baliho Prabowo yang juga ditempeli foto Presiden Jokowi. Ia yakin baik Presiden Jokowi maupun PDI Perjuangan (PDIP) telah memiliki strategi sendiri.
Baca Juga: PPP Tanggapi Santai Pantun Sekjen PDIP 'Kang Emil Bacawapres Ganjar': Kan Jokes Politik Aja
“Makanya sy ga pernah protes saat byk baliho Prabowo ada foto pak Jokowi, Krn pak Jokowi dan PDIP pasti punya strategi sendiri, mereka sdh punya pengalaman unk menjadi sang pemenang dari orang-orang ga tau malu dengan tetap menjadi orang baik,” ujar Chusnul.
Berita Terkait
-
Dinginkan Suasana Politik Indonesia, Aldi Taher Undang Jokowi Hadiri Konser Tribute to Coldplay: Insya Allah, Saya Bisa Hibur Bapak!
-
Anak Buahnya Sampai Diancam Sajam, Anies Baswedan Ungkap Perjuangannya Coba Bereskan Sodetan Ciliwung: Marah Semua Warga Itu...
-
Pakar Sebut Khofifah Jadi Cawapres Perempuan Paling Potensial di Pilpres 2024, Alasannya?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?
-
Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya
-
TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Kurir Narkoba Kedok Nelayan Edarkan Sabu dari Malaysia, Ditangkap di Karimun
-
Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Harga Pertamax Naik, Pengamat: Momen Evaluasi Gaya Hidup