Calon presiden (capres) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Anies Baswedan tengah melakukan ibadah haji setelah mendapat undangan resmi pemerintah Arab Saudi.
Tidak ketinggalan, Ganjar Pranowo, capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga mendapatkan undangan serupa untuk dapat menjalani ibadah haji di Tanah Suci.
Kedua capres yang akan berkontestasi dalam pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang menampilkan citra politik berbeda ketika tengah melakukan haji. Anies kerap mengunggah momen tersebut sementara Ganjar terlihat senyap di media sosial.
Pengamat politik Adi Prayitno menilai kedua capres tengah menampilkan portofolio politik kepada pendukungnya. Terlihat keduanya kontras satu sama lain.
"Portofolio politik yang coba untuk dimunculkan oleh masing-masing. Pendukungnya melihat capres itu bukan hanya capres sebagai aktor tetapi amplifikasi dari setiap calon kita," kata Adi dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Selasa (4/7/2023).
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia meyakini Anies merupakan sosok pemimpin Islam yang taat karena telah diundang langsung Kerajaan Arab Saudi dan cendekiawan muslim yang telah mendapat perhatian internasional.
"Anies selalu diasosiasikan sebagai figur Islam yang taat, diundang secara spesial oleh kerajaan (Arab Saudi) berarti ini tokoh penting," tuturnya.
"Jadi wajar kalau kemudian Anies ini mendapatkan perhatian luas dunia internasional, keliling-keliling Australia, Singapura, Malaysia, ceramah tentang apa pun jadi Anies itu ingin diamplifikasi dalam konteks itu," lanjut Adi.
Hal yang sama juga didapat oleh Ganjar sehingga ia dan keluarganya dapat melaksanakan haji di Arab Saudi. Namun, portofolio politik capres PDIP itu di mata para pendukungnya berbeda dengan Anies.
Baca Juga: Pengamat Politik Ungkit Soal Tingginya Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi
"Sebenarnya ingin disampaikan kepada publik ini soal bagaimana positioning dan portofolio politik masing-masing calon oleh para pendukungnya," ujar Adi.
"Jadi bagi pendukung Ganjar itu sebenarnya yang gitu-gitu enggak terlampau penting lah karena lebih penting bagi pendukungnya Anies. Dan mungkin bagi pendukungnya Ganjar ibadah semacam itu tidak bisa diamplifikasi sebagai kepentingan untuk kampanye politik, itu enggak penting, dan enggak urusan karena masyarakat kita sebenarnya memorinya bukan itu yang muncul," papar akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.
Satu karakteristik pendukung Ganjar yang khas, kata Adi, adalah masyarakat yang senang ketika pemimpinnya turun berkampanye dan senang diajak selfie bersama.
"Yang muncul itu adalah turun berkampanye, diajak mudah berselfie, dan mendapatkan keuntungan apa pun," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'
-
4 OOTD Casual Chic Style ala Seo Ji Hye, Inspo Gaya Ngampus Sampai Ngantor!
-
DNA Petarung Bahlil Dipuji Prabowo: Kesulitanlah yang Membesarkan Pemimpin
-
Ngaku Mau ke Toilet, Perempuan Ini Malah Gasak Motor Siswa SMK yang Dikenal Lewat MiChat
-
Viral Tanpa Rencana, Aksi Dermawan Ni Kadek Indrayoni Tembus 6 Juta Penonton!
-
Belanja Skincare di Watsons Pakai BRImo Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya
-
5 Contoh Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Formal untuk Berbagai Acara
-
Industri Manufaktur Tumbuh Lebih Kencang dari Ekonomi, Tapi Ledakan Impor Jadi Alarm Pemerintah
-
BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Banyak Negara Panik, Indonesia Masih Cool
-
Rahasia Warga Sulsel Tetap Antusias Daftar Haji Meski Masa Tunggu Puluhan Tahun