Pengamat politik Fadhli Harahab mengatakan, calon presiden (capres) Ganjar Pranowo berpotensi memenangkan pemilihan presiden (pilpres) 2024.
Fadhli menyebut salah satu caranya yaitu dapat memanfaatkan potensi dari suara massa mengambang atau swing voters. Namun ini perlu perhatian serius.
Ganjar, lanjutnya, harus dapat menawarkan solusi atas permasalahan yang ada di masyarakat, termasuk memerhatikan cara-caranya.
"Potensi kenaikan tergantung siapa cawapres yang akan diusung dan gagasan besar apa yang akan diperjuangkan. Perlu digarisbawahi, gagasan itu perlu disosialisasikan secara masif," kata Fadhli dalam keterangannya dikutip Liberte Suara, Rabu (5/6/2023).
Pendekatan yang dapat dilakukan oleh Ganjar adalah blusukan. Artinya, capres dari PDI Perjuangan bisa memberikan langsung solusi nyata untuk menggaet para massa.
Fadhli juga berujar bahwa sebagian besar swing voters yang belum memutuskan pilihan mereka tergolong ke dalam pemilih rasional dan generasi milenial.
"Strategi dengan terjun langsung dan memberi solusi konkret, saya kira, paling ampuh untuk menggaet massa mengambang," ujar Fadhli.
Selain itu, Fadhli menekankan, komunikasi yang baik dan efektif menjadi satu faktor penting sehingga masyarakat dari berbagai sektor merasa dekat dengan Ganjar.
"GP (Ganjar Pranowo) harus merasa seperti petani, ke pedagang harus jadi pedagang. Ke pengusaha harus merasa jadi pengusaha, ke buruh juga seperti itu, ke milenial juga harus merasa seperti mereka," tambahnya.
Baca Juga: Perangi Stunting, Pemerataan Asupan Gizi pada Anak Dimulai dari Desa
"Sehingga, terjalin kedekatan dan timbul kepercayaan untuk dapat menyelesaikan persoalan mereka," pungkas Fadhli.
Berita Terkait
-
Jadi Kandidat Terkuat Cawapres Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil: Saya Enggak Bisa Nolak
-
Soroti Alasan Sandiaga Uno Kenalkan Ganjar 'Next President' ke Pejabat Saudi, Kader Demokrat: Akhirnya Ada Menteri Bertugas Buzzer
-
Elite PPP Pede Sodorkan Sandiaga Jadi Pendamping Ganjar: Bisa Menang Telak di Wilayah...
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan