Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang buka suara atas dirinya yang diduga melakukan ajaran sesat hingga penistaan agama.
Hal tersebut diungkapkannya dalam tayangan YouTube Cokro TV. Dalam tayangan tersebut, Panji Gumilang dengan lantang membantahnya.
Ia mengatakan bahwa tak mungkin dirinya menistakan agama Islam.
"Wong agamaku kok saya nista itu bagaimana, akalku tidak bisa nerima kalau saya dikatakan menistakan agamanya sendiri," ujar Panji Gumilang dikutip Suara Liberte dari tayangan YouTube Cokro TV, Kamis (6/7).
Lebih lanjut, Panji Gumilang menegaskan bahwa jangan ada paksaan harus sama dalam agama karena setiap orang pun punya kebebasan untuk berpikir.
"Ya jangan maksa kita harus sama, nanti enggak bisa punya kebebasan berpikir. Kalau salat gara-gara begitu terus dicap menista agama, yang pentingkan salatnya," tegasnya.
Selain itu, sosok yang penuh kontroversi itu juga mengatakan bahwa Al Zaytun adalah lembaga pendidikan yang mewajibkan peserta didiknya untuk berpikir maju.
Baca Juga: 2 Tahun Bungkam Soal Kasus Rezky Aditya, Citra Kirana: Kalau Aku Mengungkapkan...
Berita Terkait
-
Miris Lihat Ajaran Panji Gumilang, PKS: Kasian Santri Al Zaytun, Rukun Iman Saja Diajarkan Hal Tak Sesuai Ajaran Islam
-
Jawab Soal Al Zaytun Dicap Sarang Radikalis, Panji Gumilang Ungkit Ditangkapnya Pengurus MUI: Ternyata Terorisnya Ada di Sana
-
PKS Bongkar Profil Panji Gumilang, Pemimpin Al Zaytun Itu Ternyata Dipenuhi Kontroversi Hingga Pernah Dipenjara!
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah
-
Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020